SUARA SOREANG - Aktris kenamaan Tanah Air, Titi Kamal seolah tak mau terkesan tua ketika lawan mainnya di film Air Mata Di Ujung Sajadah memanggilnya dengan sebutan 'Kak'.
Krisjiana Baharudin berperan sebagai Arif merupakan suami dari Aqilla (Titi Kamal), membeberkan sikap sang lawan main saat melakoni debut syuting.
Meski suami Siti Badriah itu sempat kikuk dan tegang di hari pertamanya beradu akting dengan Titi Kamal.
Pria kelahiran 9 Juni 1994 itu mengaku beruntung, karena keramahan dan keterbukaan Titi Kamar membantunya lebih dekat, dan luwes saat berakting di depan kamera.
"Ternyata Kak Titi orangnya baik banget, dan terbuka meski jarak umur kita beda 13 tahun," kata Krisjiana.
Bak menyampaikan protes pada pernyataan Kris, Titi Kamal menyahuti sambil bercanda.
"Jangan begitu dong, tua banget kesannya," kata Titi Kamal.
Akibat sering dipanggil 'Kakak' rupanya wanita kelahiran 7 Desember 1981 itu sebal, Titi Kamal pun meminta Krisjiana untuk memanggilnya dengan panggilan yang lebih dekat selama syuting.
"Jangan panggil 'kakak' dong, panggil 'Aqilla, kek, 'sayang', kek. Kita 'kan suami istri di sini (film Air Mata Di Ujung Sajadah)," kata Krisjiana meniru ucapan Titi Kamal.
Meski begitu, Titi Kamal mengaku Krisjiana sangat profesional dalam memainkan perannya.
Mereka juga saling terbuka dalam memberikan saran demi memberikan performa yang terbaik dalam film tersebut.
"Tapi, dia profesional banget dan terbuka, asik lah orangnya. Jadi, kita tidak terasa berjarak," ucap Titi.
Sinopsis Air Mata Di Ujung Sajadah singkatnya, mengisahkan wanita bernama Aqilla yang melahirkan bayi dari pernikahan yang tidak direstui oleh Halimah, ibunya.
Setelah suami Aqilla meninggal karena kecelakaan, Halimah membohongi Aqilla bahwa bayinya telah meninggal saat dilahirkan.
Halimah terpaksa berbohong karena menurutnya, Aqilla belum siap menjadi seorang ibu, apalagi tanpa kehadiran suami.
Halimah kemudian, memberikan cucunya kepada pasangan yang sudah lama menikah, dan belum dikaruniai anak, yakni Arif (Fedi Nuril), dan Yumna (Citra Kirana).
Tujuh tahun kemudian, Aqilla mengetahui jika anaknya masih hidup. Dia bertolak dari kehidupannya yang hampa, dan berusaha mendapatkan kembali Baskara, anaknya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang
-
Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya
-
Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia
-
Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026
-
4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review
-
Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil
-
Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC
-
Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!