SUARA SOREANG - MA, putri Pinkan Mambo, bicara di podcast Deddy Corbuzier beberapa waktu setelah sang ibu bicara di siniar yang sama.
Dalam podcast tersebut, MA pun memberikan klarifikasi atas masalah ini di hadapan Deddy Corbuzier.
Ia menyatakan bahwa ia tidak pernah menggunakan bahasa kasar terhadap ibunya.
Namun, setiap kali ia berkomunikasi dengan ibunya, seringkali ibunya yang menggunakan kata-kata kasar.
MA juga mengungkapkan bahwa ibunya pernah menyebutnya sebagai "anak setan" dan menggunakan kata-kata yang tidak pantas.
Diakui MA meski ia merespon dengan tegas namun tidak kasar, karena ia tetap berusaha membela dirinya tanpa mengabaikan norma menghormati orang tua.
"Aku reply-nya bukan pakai kata-kata kasar tapi lebih ke tegas. Karena aku ngebela diri tapi bukan dengan cara mengacuhkan orang tua aku,” kata MA di podcast Deddy Corbuzier, dikutip Selasa (8/8/2023)
MA mengungkapkan bahwa perilaku ibunya berubah drastis belakangan ini, terutama setelah ibunya dekat dengan Steve Wantania.
“Kita enggak pernah ada masalah yang bikin kita seperti saat ini. Tapi karena masalah ini apa yang aku liat saat ini kenapa mami berbeda. Berubah Sejak dia bertemu orang itu, suaminya itu,” ujar MA
Baca Juga: Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Diamankan Polisi Karena Ugal-ugalan Pakai Mobil Dinas
Meskipun ada perubahan ini, MA tetap mengakui bahwa Pinkan Mambo adalah ibu yang baik, yang memperlakukan MA dengan baik dan mendukungnya dalam berbagai hal.
Walau pernah mengungkapkan pandangannya bahwa MA bukanlah anak yang baik, MA tidak memasukkan hal tersebut ke dalam hatinya.
Ia lebih memilih untuk merasakan dan menghargai ucapan yang positif daripada mengabaikan sisi baik ibunya.
Selain itu, MA juga mengungkapkan bahwa ia masih merasakan trauma akibat pelecehan seksual yang dialaminya di masa lalu.
Ia mengakui bahwa membicarakan masalah ini masih membuatnya menghadapi kenangan kelam yang sulit. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan
-
Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan
-
Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing
-
Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?
-
20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi