SUARA SOREANG - Pedangdut Dewi Perssik memutuskan untuk tidak lagi melaporkan para pelaku ujaran kebencian terhadap dirinya kepada polisi.
Alasannya adalah Dewi Perssik merasa iba terhadap kehidupan nyata dari para pembenci tersebut.
Alih-alih bisa selesai secara hukum Dewi Perssik mengaku harus merogoh kocek untuk memberi uang kepada haters yang telah dia laporkan kepada polisi.
"Kalau udah ditangkap kita nyanguin duit sama orangnya, soalnya kan rata-rata mohon maaf nih, rumahnya kayak kandang sapi kan," kata Dewi saat live yang dibagikan ulang akun TikTok @riani_update, dikutip Sabtu (26/8/2023).
Dewi Perssik menegaskan bahwa tindakannya ini bukan berarti merendahkan para haters.
Dia mengakui bahwa dia tidak ingin berhadapan dengan mereka di media sosial karena merasa bahwa mereka sebenarnya butuh empati dan perhatian.
Meskipun dia tidak setuju dengan sikap dan tindakan mereka, Dewi Perssik mengajak untuk tetap menjaga sikap dan hati yang baik.
Dia menyatakan bahwa merendahkan seseorang bukanlah tujuan, tetapi mengingatkan bahwa perilaku dan hati harus tetap positif.
"Maaf banget, bukan kita merendahkan orang, paling nggak ya kalau attitude-nya rendah, mbok yo otaknya jangan rendah, hatinya juga jangan rendah gitu," ungkapnya.
Baca Juga: Ronaldo dan Mane Kompak, Al Nassr Bantai Al Fateh Lima Gol Tanpa Balas
Namun pernyataan Dewi Perssik tersebut mendapat respon negatif dari sejumlah warganet.
Netizen menilai ucapan Dewi Perssik yang menyebut tempat tinggal haters seperti kandang sapi adalah bentuk penghinaan.
"Iya iya orang yang paling kaya, rumahnya yang paling mewah, dan level yang paling tertinggi. Emang sipaling-paling dah," komentar akun @ma****. (*)
Berita Terkait
-
Duh Jadi Melebar ke Mana-Mana Gegara Gaji Pilot, Dewi Perssik Sebut Lolly Siap Jadi PSK Ikuti Jejak Nikita Mirzani
-
Dewi Perssik Ngamuk Sejadi-jadinya sampai Singgung Antonio Dedola, Gegara Nikita Mirzani Bahas Gaji Pilot
-
Nikita Mirzani Sebut Gaji Pilot di Indonesia Paling Tinggi Rp80 Juta, Dewi Perssik Tersinggung: Gue Injak Leher Lu!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Brighton Perpanjang Kontrak Fabian Huerzeler hingga 2029
-
Jadwal BRI Super League Pekan ke-32, Ada Duel Seru Persija Jakarta vs Persib Bandung
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Valverde dan Tchouameni Dikabarkan Baku Hantam
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia