SUARA SOREANG - Komika Arie Kriting sampai sekarang ini tak kunjung mendapatkan restu dari ibunda Indra Permatasari, Nursyah.
Adapun alasan di balik Arie Kriting tak diterima menjadi menantu Nursyah, dikarenakan dugaan suami Indah Permatasari itu pakai dukun untuk memikat sang pujaan hati.
Kondisi ini, rupanya sempat membuat Indah Permatasari ingin menyerah di tengah hubungan mereka sebelum memutuskan menikah.
Namun, Arie Kriting masih mengingat jelas bagaimana momen Indah Permatasari ingin hubungan asmara mereka berhenti.
"Akhirnya dia (Indah Permatasari) capek, dan telepon sama saya, 'Bang, kayaknya kita nggak usah lanjut aja lah. Daripada sulit ini kayaknya'," kata Arie Kriting.
Tentu saja permintaan tersebut membuat hati Arie Kriting merasa hancur. Bintang film Jomblo itu langsung memberitahu keputusan Indah Permatasari kepada keluarganya.
Orangtua Arie Kriting saat itu diceritakan sudah menyukai Indah Permatasari. Sang komika pun terbuka kepada orangtua, bahwa dirinya belum diterima Nursyah lantaran tudingan pakai dukun.
"Kayaknya saya tidak lanjut sama Indah. Sebenarnya saya itu tidak diterima. Soalnya saya dicurigai guna-guna Indah. Saya dicurigai main dukun gitu," kata Arie Kriting.
Orangtua Arie Kriting justru malah terbahak-bahak saat mengetahui sang putra dituduh memakai guna-guna untuk mendapatkan Indah Permatasari.
Baca Juga: Duduk Perkara Tes DNA Denny Sumargo dan DJ Verny Hasan: Hanya Gue yang Bisa Ditemui?
Sebab, orangtua Arie Kriting pun tak menyangka alasan itu digunakan oleh ibunda Indah Permatasari untuk menolak sebagai menantu.
"Saya lagi sedih sekali, saya punya bapak mama tiba-tiba mereka ketawa. 'Kok bisa di kehidupanmu, kau dikerjain sama dukun, ya?'," kata Arie.
"Kamu tetap usaha, tetap ikhtiar saja. Kalau alasannya tidak berdasar kayak begitu, Insya Allah mudah-mudahan ada jalannya," tambah Arie menirukan ucapan orangtuanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
Terkini
-
Rapor Pemain Indonesia di Belanda: Nathan Tjoe-A-On Pesta Gol, Paes Tampil Heroik
-
Menag Nasaruddin Akhirnya Klarifikasi Soal Jet Pribadi, KPK Lakukan Penelaahan
-
Cari Lokasi Berburu Takjil di Medan saat Ramadan? Ini 3 Tempat Favorit dengan Harga Murah
-
Kasus 13 Pekerja Pub Eltras, Polres Sikka Gelar Penetapan Tersangka Hari Ini
-
7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
-
IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat
-
Shayne Pattynama Pulang ke Tanah Leluhur, Laga Persija vs Malut Jadi Momen Spesial
-
Shaf Rapat tapi Empati Cacat
-
Bukber Kantor dan Dinamika Kuasa yang Tak Terucap
-
7 HP Vivo dan iQOO 5G, Harga Mulai Rp 2 Jutaan!