Suara.com - Komandan Kontingen (CdM) Indonesia di Asian Games 2018, Komjen Pol. Syafruddin Prawiranegara mengaku akan terus berkeliling ke semua lokasi pelatnas cabang olahraga (cabor) guna memantau persiapan seluruh kontingen Indonesia jelang Asian Games 2018.
"Saya akan rutin setiap minggu akan keliling ke semua cabang olahraga. Terutama di dalam negeri, mungkin sekali-sekali (ke luar negeri) kalau ada kesempatan kita ikut. Tapi tidak semuanya cabang olahraga, yang bisa terjangkau (saja)," kata Syafruddin disela kunjungan ke pelatnas cabor panahan di Lapangan Panahan, GBK, Jakarta, Selasa (10/4/2018).
Menurut Syafruddin, waktu yang kian singkat ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk meraih hasil semaksimal mungkin di Asian Games 2018, Agustus mendatang.
"Itu yang saya pesankan. Tapi paling tidak kita bisa mengetes persiapannya seperti apa. Pemerintah dan masyarakat Indonesia berkeinginan besar terhadap kontingen Indonesia untuk memberikan yang terbaik, prestasi yang maksimal tentunya," ujar Syafruddin.
Selain mengunjungi pelatnas cabor panahan, pada Selasa kemarin, Syafruddin juga meninjau pelatnas cabor juijitsu dan menembak.
Di samping itu, Syafruddin mengatakan, kedatangannya ke tiga pelatnas tersebut sekaligus untuk kesiapan jelang try out dan training camp di luar negeri.
"CdM dan tim mengunjungi beberapa training camp pelatnas (cabang olahraga). Kenapa demikian? Karena waktu sudah mepet, sekaligus kita mau mengecek cabang-cabang olahraga yang mau try out dan training camp ke luar (negeri)," kata Syafruddin.
Syafruddin berharap pemusatan latihan ketiga cabor tersebut bisa menjadi modal dasar bagi persiapan mereka jelang kejuaraan sesungguhnya.
"Juijitsu mau keluar, panahan mau keluar, tembak mau berangkat ya. Jadi kita datangi sekaligus memberikan support, memberikan target tentunya, target try out harus lebih maksimal supaya jadi modal dasar untuk nanti Asian Games 2018. Itu yang saya pesankan," tambahnya.
Baca Juga: Dinda Masih Enggan Bicara Peluang Tim Panahan di Asian Games 2018
Kurang dari lima bulan lagi kontingen Indonesia akan berjuang demi meraih target maskimal di Asian Games 2018. Digelar di Jakarta dan Palembang, kejuaraan multievent terbesar bangsa Asia itu akan bergulir pada 18 Agustus hingga 2 September 2018.
Berita Terkait
-
Waduh, Api Abadi Mrapen yang Pernah Nyalakan Obor Asian Games Kini Padam
-
Kenangan Indah di Thailand, Teodora Audi Bersemangat Memburu Prestasi ASEAN Para Games 2025
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Hasil SEA Games 2025 jadi Gambaran Menatap Asian Games 2026
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Baru Dipasangkan, Rian/Rahmat Masih Cari Pola Permainan di BATC 2026
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia