Suara.com - Mantan petinju nasional, Damianus Yordan mengingatkan petinju ternama Indonesia, Daud Yordan, untuk waspada penuh kala menghadapi petinju tuan rumah Pavel Malikov di DIVS, Ekaterinburg, Rusia 22 April mendatang.
Damianus mencatat setidaknya ada tiga hal yang mesti diwaspadai Daud Yordan yang notabene adik kandungnya.
Pertama, lelaki yang akrab disapa Dami ini meminta Daud untuk mewaspadai faktor tuan rumah. Menurutnya, bermain di kandang sendiri akan membuat kepercayaan diri Malikov meningkat.
"Setelah melihat video rekaman pertandingan Malikov, yang perlu diwaspadai dari dia adalah fighting spirit-nya yang pasti tinggi," ujar Dami saat ditemui di WSBC Boxing, Tangerang, Jumat (13/4/2018).
"Kalau untuk pukulan dan teknik, Malikov tidak terlalu istimewa. Tapi, pastinya harus tetap waspada," lanjut Dami yang juga menjabat ketua KONI Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Faktor lain yang harus diwaspadai Daud menurut Dami, yakni penonton. Sebab, menurutnya melawan petinju tuan rumah, Daud juga dihadapkan pada situasi dimana penonton akan lebih condong mendukung Malikov.
Namun demikian, Dami optimistis adiknya bisa menghadapi tantangan ini mengingat pengalaman Daud yang sudah sering bertarung di luar Indonesia.
Baca Juga: Jelang Tarung Lawan Malikov, Daud Yordan Minta Restu Menpora
"Cuaca juga harus diwaspadai. Suhu di sana kabarnya mencapai minus 12 derajat Celcius. Belum pernah Daud bertarung di cuaca seperti itu. Jadi, harus benar-benar siap fisiknya," ujar ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Ketapang, menambahkan.
Daud Yordan rencananya akan bertolak dari Tanah Air menuju Rusia pada 18 April mendatang. Selain bertajuk "WBA World Eliminator", duel ini juga akan memperebutkan sabuk tinju WBO International dan WBC Asia.
Berita Terkait
-
Warga Rusia Dibatasi Beli Bensin Usai Serangan Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow
-
AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina
-
Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris
-
Sorotan Tajam Piala Dunia 2026: Kontroversi Visa AS dan Bayang-Bayang Kesuksesan Rusia 2018
-
Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026