Suara.com - PBSI masih terus berusaha mencari pasangan ganda putra yang bisa mendekati kualitas Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Setidaknya ada empat pasangan yang kini menjadi pelapis Kevin/Marcus.
Keempatnya, yakni Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Angga Pratama/Rian Agung Saputro, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Berry Angriawan/Hardianto.
Menurut Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi, saat ini yang paling mendekati kualitas permainan Kevin/Marcus, adalah pasangan Fajar/Rian.
Namun, Herry menilai pasangan peringkat 10 dunia itu masih memiliki masalah konsistensi, sehingga membutuhkan jam terbang yang lebih banyak.
Sementara Hendra/Ahsan, lanjut Herry, masih memiliki aura pemain terbaik mereka. Sedangkan Berry/Hardianto, menurut Herry masih membutuhkan jam terbang lebih tinggi.
"Sedangkan untuk Angga/Rian, mereka dikembalikan bersama lagi, tapi perkembangannya tidak signifikan. Saya masih mau lihat dulu evaluasi satu tahun pertama apakah bisa bersaing di tingkat dunia, kalau stagnan mereka harus legowo," ujar Herry.
Ketika ditanya permasalahan yang dihadapi Angga/Rian sehingga tak kunjung bisa menunjukan performa yang diharapkan, menurut Herry, hal tersebut kembali pada pribadi masing-masing pemain.
"Kalau saya pribadi melihat mereka masih belum konsisten terutama di poin-poin terakhir dan konsistensi tersebut yang masih belum terlihat sekali dari mereka," kata Herry.
Baca Juga: Herry: Ganda Putra Dijadikan Andalan Indonesia Bukan Beban
Seperti diketahui, Kevin/Marcus saat ini masih menjadi andalan Indonesia di sektor ganda putra. Kondisi ini mengacu pada prestasi pasangan peringkat satu dunia ini.
Di tahun 2018 ini saja, Kevin/Marcus belum pernah gagal meraih gelar juara di tiga turnamen yang mereka ikuti: Indonesia Masters, India Open, dan All England. [Antara]
Berita Terkait
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Kevin Diks Ketiban Sial, Baru Comeback dari Cedera Tapi Harus Absen Lagi
-
Statistik Solid Kevin Diks: Bawa Monchengladbach Tahan Bayer Leverkusen
-
Pernah Sambut Kevin Diks, Kini Pemain Jepang Ini Jadi Penyambut Maarten Paes di Ajax
-
Selamat Tinggal Kevin Diks? Rekan Maarten Paes di Ajax Dibidik Borussia Monchengladbach
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026