Suara.com - Presiden Direktur Mahkota Promotion, Gustiantira Alandy mengaku puas dengan penampilan petinjunya, Daud Yordan, yang memukul KO Pavel Malikov di DIVS, Ekaterinburg, Rusia, Minggu (22/4/2018) atau Senin dini hari WIB.
Petinju kenamaan Indonesia tersebut mengkanvaskan Malikov, yang notabene petinju tuan rumah, di ronde kedelapan dari 12 ronde yang direncanakan, dalam duel bertajuk "WBA Eliminator" dan memperbutkan sabuk juara kelas ringan WBO Intercontinental dan WBA Asia.
Tira mengatakan, dalam pertarungan tersebut ketajaman pukulan Daud Yordan telah kembali. Terbukti, banyak pukulan kombinasi Daud yang bersarang telak di tubuh dan wajah Malikov.
Termasuk kombinasi pukulan uppercut kanan dan hook kiri Daud di ronde kedelapan yang membuat Pavel Malikov terjungkal ke kanvas dan tak mampu bangkit lagi.
"Performa Daud saat melawan Malikov bagus banget. Temponya bagus, juga pukulan jab-nya. Dia juga sabar, tahu kapan harus membuka dan merusak pertahanan lawan. Sangat efektif permainannya," ujar Tira saat dihubungi Suara.com, Senin (23/4/2018).
"Staminanya juga bagus sekali. Penuh disiplin, setiap ronde direncanakan dengan matang. Dan yang paling penting pukulan kombinasi Daud tadi malam banyak yang akurat. Itu kekuatan dia dimasa mudanya. Kini pukulannya kembali lebih tajam," Tira menambahkan.
Lebih jauh, Tira menyebut meningkatnya performa Daud Yordan saat ini tidak lepas dari hasil latihan selama kurang lebih empat bulan di Spanyol.
Seperti diketahui, Daud berangkat ke Negeri Matador pada Januari lalu. Dia dilatih mantan juara dunia tinju kelas berat ringan WBA, Gabriel Campillo.
Baca Juga: Raih Gelar Pertama Sejak Rujuk, Ini Respon Hendra / Ahsan
Pada pertengahan April lalu, Daud pulang ke Tanah Air untuk pengurusan visa ke Rusia setelah menuntaskan program latihan di Spanyol.
"Latihan dia selama di Spanyol artinya tidak sia-sia, terpaksa harus begitu lama meninggalkan anak dan istrinya di Tanah Air," tutur Tira.
"Sangat kelihatan progresnya setelah latihan di Spanyol. Tekniknya jauh lebih berkembang. Disiplinnya terhadap pola bermainnya juga lebih bagus. Dan paling mencolok staminanya bagus sekali," pungkas Tira.
Kemenangan ini menambah panjang daftar kemenangan Daud Yordan sepanjang kariernya menjadi 38 kemenangan, 26 diantaranya menang KO.
Berita Terkait
-
Banyak yang Mundur, Hamish Daud Tetap Berangkat Umrah di Tengah Konflik Timur Tengah
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
Siapa Daud Tony? Viral Ramal Kejatuhan Saham dan Kripto, Harga Perak Meroket
-
The Gypsy King Is Back! Tyson Fury Tantang Arslanbek Makhmudov April Mendatang
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh