Suara.com - Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) menggandeng Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mensukseskan kegiatan pawai obor (torc relay) Asian Games yang akan berlangsung pada 15 Juli hingga 17 Agustus 2018.
Menurut Koordinator Government Relation INASGOC, Raja Parlindungan Pane, pelaksanaan torc relay yang melibatkan banyak provinsi membutuhkan keterlibatan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan daerah.
"Di semua ajang Asian Games itu, torch relay harus di arak ke banyak kota, supaya daerah lain juga merasakan (euforia Asian Games), tak hanya keempat provinsi Jakarta, Palembang, Banten dan Jawa Barat. Nah pengarakannya ini kami meminta bantuan Kemendagri," kata Koordinator Government Relation INASGOC, Raja Parlindungan Pane di Menara Peninsula, Jakarta, Senin (23/4/2018).
Nantinya, INASGOC akan melibatkan sekretaris daerah di bawah koordinasi Kementrian Dalam Negeri dan juga Dinas Pemuda dan Olahraga dibawah Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar pelaksanaan torch relay berjalan lancar.
Menurut Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo, penyuksesan Asian Games 2018 tak hanya tugas pemerintah pusat, jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) juga harus turut berpartisipasi.
"Ini bukan hanya tugas pemerintah pusat, namun juga seluruh bangsa Indonesia, dari jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) dan lebih khusus dalam perisapan torch relay ini semaunya berprtisipasi untuk menyemarakan," kata Hadi Prabowo disela Rapat Koordinasi antara INASGOC dan Kemendagri.
Lebih lanjut, Hadi mengatakan, pelaksanaan torch relay punya potensi besar menjadi ajang promosi bagi setiap daerah yang disinggahi obor Asian Games. Sebab, nantinya akan ada banyak media yang meliput.
"Pelaksanaannya diliput oleh banyak media, maka ini bagian dari perwujudan karakter bangsa. Yang mana kita nanti akan dikenal terutama terkait keramahan bangsa kita, beragamnya seni dan budaya, tentunya tingkat pariwisata dan sebagainya. Dan outcomenya bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat," tambah Hadi.
Perjalanan torch relay Asian Games 2018 akan bermula di kota New Delhi, India pada 15 Juli 2018.
Baca Juga: Asus Zenfone Max Pro M1 dan Zenfone Max M1 Mendarat di Jakarta
"Api Abadi" itu kan menempuh perjalanan lebih dari 18.000 kilometer melewati kota-kota besar di Indonesia, seperti Malang, Bali, Raja Ampat, Makassar, Balikpapan, Banda Aceh, Padang.
Kemudian melewati kota penyelenggara Asian Games, Palembang, dan berhenti di Ibu Kota Jakarta pada 17 Agustus 2018 atau sehari sebelum acara pembukaan.
Asian Games 2018 akan berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September mendatang. Ibu Kota Jakarta dan Palembang akan menjadi kota penyelenggara ajang multievent terbesar bangsa-bangsa Asia tersebut.
Berita Terkait
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich
-
Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia
-
Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025