Suara.com - Duel melawan Pavel Malikov dipastikan bukan menjadi pertarungan terakhir untuk Daud Yordan di tahun 2018 ini. Petinju kenamaan Indonesia tersebut direncanakan secepatnya kembali naik ring.
"Daud akan kembali secepatnya ke ring setelah ketemu dan liburan bersama anak istrinya," ujar Presiden Direktur Mahkota Promotion, Gustiantira Alandy, selaku promotor tinju Daud Yordan saat dihubungi Suara.com, Selasa (24/4/2018).
Seperti diketahui, akhir pekan lalu Daud baru saja melakoni pertarungan melawan Malikov di DIVS, Ekaterinburg, Rusia. Daud berhasil memukul KO Malikov di depan publiknya sendiri di ronde kedelapan.
Kemenangan KO ini sesuai ambisi Daud. Saat itu, Daud mengatakan optimistis bisa menang KO sebelum ronde 12 walau bermain di kandang lawan.
Dia juga mengaku telah mempelajari gaya bertarung lawannya, dan menilai, tanpa bermaksud sesumbar, kemampuannya masih di atas Malikov.
"Pokoknya saya sudah siap 100 persen. Optimistis pula bisa menang KO. Targetnya menang KO di bawah ronde 12," ujar Daud Yordan saat dihubungi Suara.com dari Jakarta, Sabtu (21/4/2018).
"Secara teknis saya yakin (kemampuan saya) masih di atas dia. Yang perlu diwaspadai adalah non teknisnya, karena saya bertanding di kandang lawan," Daud menambahkan.
Baca Juga: Target Podium MotoGP AS Meleset, Rossi Ungkap Penyebabnya
Rumor yang beredar Daud Yordan kabarnya akan kembali naik ring pada bulan Juli mendatang di Australia. Terkait isu ini, Tira enggan berkomentar banyak.
Dia hanya mengatakan pihak Mahkota akan mengupayakan penuh Daud kembali ke jajaran level juara dunia pada tahun ini.
"Secepatnya dia (Daud) akan kembali naik ring. Nggak pakai lama, tahun ini Daud harus jadi juara dunia. Waktunya gelar juara dunia dibawa (kembali) ke Indonesia," tegas Tira.
Kemenangan atas Malikov sendiri membuat Daud membawa pulang dua sabuk juara kelas ringan WBO Intercontinental dan WBA Asia.
Sebelum ini, Daud Yordan tercatat pernah menjadi juara dunia tinju di dua kelas berbeda versi badan tinju IBO: kelas bulu dan ringan.
Berita Terkait
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Maxime Bouttier dan Raihaanun Bintangi Series Tante Sonya: Kisah Cinta Beda Usia
-
GFC Series 2 Siap Guncang Bali! Duel Aziz vs KKajhe Jadi Sajian Utama
-
Cek Fakta: Benarkah Raisa dan Hamish Daud Rujuk?
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
-
Fokus Adaptasi, Tim Indonesia Mulai Jajal Lapangan Forum Horsens Malam Ini
-
Popsivo Polwan Bungkam Electric PLN 3-0, Selangkah Lagi Rebut Posisi Ketiga Proliga 2026
-
Legenda Kempo Indra Kartasasmita Tutup Usia, KONI Sampaikan Duka Mendalam
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia Bola Basket Putri 2026, 16 Tim Siap Bertarung
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda