Suara.com - Pebalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso membuang peluang menjuarai GP Prancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu (20/5/2018). Dovizioso gagal finis setelah sempat memimpin di awal balapan.
Sejatinya Dovi mengawali balapan dengan baik. Start diposisi ke lima, dirinya mampu menembus posisi empat besar, di belakang Andrea Ianone (Suzuki Ecstar), Johann Zarco (Yamaha Tech3), dan rekan satu timnya Jorge Lorenzo.
Pebalap Italia itu semakin nyaman menunggangi kuda besi GP18 setelah Andrea Ianone yang berada di posisi tiga terjatuh. Dominasinya di lintasan pun semakin terlihat setelah merebut posisi kedua dari pebalap tuan rumah, Johann Zarco.
Memasuki lap kelima, Dovi mampu merebut urutan pertama setelah berhasil menyalip Jorge Lorenzo. Namun petaka datang di tikungan ke enam, Dovizioso terjatuh dan harus rela mengakhiri balapan lebih cepat.
Itu merupakan kali kedua Andrea Dovizioso terjatuh musim ini, setelah pada seri sebelumnya, di GP Spanyol, 6 Mei lalu, Dovi teribat kecelakaan segitiga dengan Pedrosa dan Lorenzo.
Usai balapan, Dovi mengaku amat kecewa dengan kesalahan yang dilakukannya. Kesempatannya mempersempit jarak dengan sang rival, Marquez pun kian sulit.
"Ini sulit, sangat sulit bagi saya untuk mencerna kesalahan seperti itu. Saya tak berpikir bisa terjatuh pada momen seperti itu. Bagi saya, apa yang terjadi tak dapat diterima, itu sungguh bodoh!," aku Dovizioso seperti dilansir dari GPone, Senin (21/5/2018).
"Jika kamu lebih cepat dari pebalap lain seperti hari ini, membuang kesempatan menang dengan cara seperti itu sangat tak dapat diterima. Saya tak boleh membuat kesalahan seperti itu jika ingin bersaing memperebutkan gelar juara dengan Marquez," sambung Dovi.
Namun, insiden yang disebutnya bodoh itu tak lantas membuat Dovizioso melempar handuk. Pebalap 32 tahun itu merasa peluangnya untuk merebutkan gelar juara masih terbuka, jika melihat masih ada 14 seri yang bisa dimenangkan.
Baca Juga: Marquez Hattrick, Rossi Naik Podium Tiga di Le Mans
"Saat ini memang ada banyak poin yang terbuang, tetapi ini (perebutan gelar) belum berakhir. Apalagi, kami masih berada di awal musim dan masih ada banyak poin yang masih bisa diperebutkan," kata Dovi.
Dovizioso kini tercecer di posisi sembilan klasmen dengan raihan 46 poin. Dirinya tertinggal jauh dengan rival utamanya, Marc Marquez, yang kini nyaman di puncak klasemen dengan raihan 95 poin.
Berita Terkait
-
Disalahkan karena Insiden GP Prancis, Jack Miller Bakal Ditendang Pramac?
-
Pembalap Astra Honda Veda Ega Pratama Dipastikan Absen di Le Mans
-
Andrea Dovizioso: Marc Marquez yang Kita Lihat Ini Bukan Versi Terbaiknya
-
Battle dengan Pecco, Marquez: Kalau Nggak Nyerang, Mereka yang Nyerang Kamu
-
Resmi, Andrea Dovizioso Dinobatkan Sebagai Legenda MotoGP
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas