Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi berharap tradisi lomba perayaan hari ulang tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang jatuh pada 17 Agustus bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan cabang olahraga (cabor) atletik kepada masyarakat Indonesia.
Menurut Imam Nahrawi, cabor Atletik merupakan ibu dari semua cabang olahraga. Namun, gaungnya dimasyarakat kurang populer dibanding olahraga lain.
Politikus PKB itu pun meminta momen perayaan ulang tahun bangsa Indonesia, bisa dimanfaatkan untuk menggemakan atletik sebagai cabang olahraga yang penting dan patut untuk diketahui.
"Bahwa ibu dari olahraga itu adalah atletik. Dan kita harus memasyarakatkan atletik ke kampung-kampung, ke desa-desa, apalagi nanti menjelang Agustusan (HUT RI)," kata Imam Nahrawi disela-sela kunjungan ke pelatnas atletik di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat.
"Silahkan lomba-lombanya harus dikaitkan dengan atletik. Silahkan memilih nanti, entah lari 100 meter, marathon, atau lari 1000 meter, terserah," sambung pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu.
Menurut Imam, hal itu dilakukan guna mengembalikan semangat atletik dikalangan masyarakat, terutama anak-anak, yang dari hari ke hari dinilainya lebih akrab dengan gadget.
"Yang penting kita kembalikan semangat atletik ini kepada masyarakat, terutama anak-anak. Agar mereka bisa sehat lahir batin dan tidak dijajah oleh yang namanya gadget," katanya.
Dalam kunjungannya ke cabor atletik, Imam Nahrawi juga menyempatkan diri memberi motivasi bagi para atlet pelatnas yang akan menggelar try out ke Korea Selatan pada 16-17 Juni mendatang.
Imam meminta mereka harus tetap semangat meski akan melewatkan lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
"Tentu kita mengantar dengan doa ya dan tentu semangat besar karena mereka meninggalkan keluarganya. Tidak takbiran di rumahnya. Tapi mereka takbiran di tempat training camp mereka di Korea Selatan. Karenanya semoga apa yang mereka lakukan berbuah hasil manis pada Asian Games," tukasnya.
Pada Asian Games 2018, cabang olahraga atletik dibebankan untuk meraih minimal dua medali emas. Salah dua dari Lalu Muhammad Zohri (nomor lari 100 meter dan 4x100 meter), Emilia Nova (100 meter gawang dan sapta lomba), dan Maria Londa (lompat jauh) diharapkan bisa menunaikan target tersebut.
Berita Terkait
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas
-
2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026