Suara.com - Pebulutangkis Indonesia spesialis ganda campuran, Liliyana Natsir, bertekad bangkit di Indonesia Open usai gagal melangkah ke semifinal Malaysia Open 2018.
Seperti diketahui Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus angkat koper lebih cepat setelah ditaklukkan wakil Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock di perempat final turnamen berlevel HSBC BWF World Tour Super 750.
Ganda campuran rangking 3 dunia itu kalah dalam drama rubber game, dengan skor 14-21, 23-21, 13-21.
Kecewa, pebulutangkis yang akrab disapa Butet itu mengaku ingin secepatnya melupakan kekalahan tersebut dan segera bangkit. Dirinya bertekad tampil lebih baik di Indonesia Open 2018 yang akan berlangsung pada 3-8 Juli di Istora Senayan, Jakarta.
"Kami ingin memperbaiki permainan, mau mempelajari apa yang kurang dari kami. Walau minggu depan sudah Indonesia Open, tapi kami mau bangkit dan usaha lagi," kata Liliyana Natsir usai laga, seperti dilansir dari laman resmi PBSI, Jum'at (29/6/2018).
Lebih lanjut, Liliyana mengatakan hanya ingin fokus untuk menikmati setiap turnamen yang diikuti dirinya dan Tontowi. Sebab, selain usia mereka yang tak lagi muda, hampir semua gelar penting di turnamen bergengsi telah mereka rengkuh.
"Saya pribadi, mau menikmati sisa-sisa turnamen yang saya ikuti, gelar-gelar penting sudah kami dapat, jadi sekarang saya mau coba lebih enjoy saja," jelas Liliyana.
Tag
Berita Terkait
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
-
Bongkar Pasang Ganda Putri 2026: Alasan Karel Mainaky Ambil Keputusan Besar
-
Agenda Turnamen BWF Januari 2026: Jadwal Padat Musim Baru Bulutangkis Dunia
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh