Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying berhasil meraih gelar kedua Indonesia Open usai menekuk wakil Cina unggulan kelima turnamen, Chen Yufei, di partai final yang berlangsung, Minggu (8/7/2018).
Bermain di Istora Senayan Jakarta, Tai Tzu Ying yang menjadi unggulan pertama secara mengejutkan tumbang di gim pertama dengan skor 21-23.
Namun di dua gim sisa, Tai Tzu Ying berhasil unggul sekaligus mengunci gelar juara usai menang rubber game dengan skor 21-23, 21-15 dan 21-9.
Menurut Tai Tzu Ying, penonton Indonesia yang hadir mendukungnya di Istora Senayan sangat membantu memompa semangatnya untuk mampu membalikan keadaan dan akhirnya memastikan gelar juara Indonesia Open 2018.
"Hari ini saya banyak melakukan kesalahan. Saya agak tak terlalu puas dengan penampilan saya. Tapi dukungan dari fans Indonesia sangat membantu sekali untuk menaikan mental saya hingga berhasil membalikan keadaan dan menang," kata Tai Tzu Ying usai laga di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (8/7/2018).
Kemenangan ini menjadikan wakil Taiwan itu berhasil mengulangi pencapaiannya pada 2016 silam saat pertama kali menjuarai turnamen bulutangkis paling bergengsi di Indonesia tersebut.
Kemenangan ini juga membuat head to head antara keduanya semakin melebar menjadi 8-0. Di pertemuan terakhir di Badminton Asia Championship 2018, Tai Tzu Ying juga menang dengan skor 21-19, 22-20.
Juli 2018 di Istora Senayan, Jakarta Pusat. Turnamen berlevel HSBC BWF World Tour Super 1000 itu akan memperebutkan hadiah fantastis sebesar 1,25 juta Dolar AS atau sekitar Rp 17 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya