Suara.com - Film box office Hollywood, Mission: Impossible - Fall Out, telah rilis di Indonesia pada Rabu (25/7/2018). Film keenam dari saga Mission Impossible yang dibintangi Tom Cruise ini menuai banyak pujian.
Saking menariknya film ini menurut para kritikus, situs review film Rotten Tomatoes bahkan memberi rating film ini sangat tinggi, 98% atau mendekati sempurna.
Namun, dibalik hingar-bingar film yang berkisah tentang agen rahasia yang menjalani misi berbahaya itu, di dunia balap, tepatnya Formula One (F1), entah disadari atau tidak, terdapat satu pebalap yang wajahnya amat mirip dengan aktor Tom Cruise, pemeran Ethan Hunt si agen rahasia.
Dia adalah Sergio Perez, pebalap asal Meksiko yang kini membela panji Force India di ajang balap jet darat paling mahal sejagat.
Memulai debut pada 2011 bersama Tim Sauber, pebalap kelahiran Guadalajara, Meksiko 1990 silam itu menjadi pebalap Meksiko kelima sepanjang sejarah yang mampu menembus ketatnya persaingan mengemudikan mobil Formula One (F1).
Perez memulai debutnya di dunia balap pada usia 6 tahun di ajang karting pada 1996. Pada tahun pertama kompetisi, ia sukses meraih empat kemenangan dan di akhir tahun Perez meraih tempat kedua dalam kategori junior.
Debutnya di balapan single-siter profesional adalah saat mengikuti ajang Skip Barber National Championship di Amerika Serikat pada 2004 silam. Di Kejuaraan itu dirinya disponsori oleh perusahaan telekomunikasi asal Meksiko, Telmex. Di akhir kejuaraan, Perez finis di urutan ke-11.
Setelah berkutat di ajang Formula BMW, A1 Grand Prix, Formula Three dan GP2, pebalap bernama lengkap Sergio Perez Mendoza ini akhirnya memulai debut di F1 pada 2011, menggantikan Nick Heidfeld di Tim Sauber.
Dalam kurun dua musim kebersamaannya dengan Sauber, Perez menempati posisi 16 di musim 2011 dengan 14 poin. Di tahun berikutnya, Perez mampu tampil lebih baik dengan mengumpulkan 66 poin dan finis di urutan 10 klasemen akhir musim 2012.
Baca Juga: Tuntut Ini, 20.000 Buruh Akan Jalan Kaki dari Surabaya ke Jakarta
Di musim 2013, Perez yang merupakan didikan Ferrari Driver Academy, memutuskan hengkang ke Tim McLaren. Saat itu dirinya menggantikan posisi Lewis Hamilton yang hengkang ke tim Mercedes.
Kebersamaan Perez dan McLaren tak berlangsung lama. Karena pada 2014, pebalap 28 tahun itu memutuskan hengkang ke tim Force India yang hingga saat ini dibelanya.
Di musim debutnya bersama Force India, pada seri ketiga yang berlangsung di Sirkuit Internasional Bahrain, Perez membuat kejutan. Dirinya sukses naik podium ketiga usai menghadapi pertarungan sengit dengan pebalap Red Bull Racing, Daniel Ricciardo. Itu menjadi podium pertama bagi Force India sejak tahun 2009 silam.
Kini, Sergio Perez yang menempati posisi 10 klasemen sementara Formula One (F1) 2018, dengan raihan 30 poin, akan kembali mengaspal pada seri ke-12 yang akan berlangsung hari ini, Jum'at (27/7/2018) hingga berlangsungnya balapan pada Minggu (29/7/2018) di Sirkuit Hungaroring, Budapest, Hungaria.
Berita Terkait
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games