Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani sukses melangkah ke babak kedua Kejuaraan Dunia 2018 usai mengandaskan perlawanan wakil Bulgaria, Linda Zetchiri.
Pada pertandingan yang berlangsung di Nanjing Youth Olympic Stadium, Najiing, Cina, pada Senin (30/7/2018), pebulutangkis kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat itu menang dengan skor 21-10, 19-21, dan 21-13.
"Saya bersyukur bisa melewati pertandingan ini, walaupun harus berlangsung cukup lama dan sampai tiga game," ucap Fitriani dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (30/7/2018).
Fitri yang menjadi satu dari dua tunggal putri Indonesia yang diberangkatkan ke Nanjing, China, mengakui pola permainan Linda Zetchiri cukup menyulitkannya.
Namun, bermodal ketenangan dan keuletan dalam membalikkan setiap shuttlecock yang dilancarkan lawan, tunggal putri rangking 41 dunia itu akhirnya mampu menyudahi pertarungan berdurasi 1 jam 5 menit itu dengan kemenangan.
"Saya mencoba main lepas saja di gim ketiga, bola kemana pun saya kejar. Saya juga lebih sabar dan tidak terburu-buru," jelas Fitriani membeberkan kunci kemenangannya.
Di babak kedua, Fitiriani pun sudah ditunggu lawan berat. Dirinya akan menghadapi peraih medali perak Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Pusarla Venkata Sindhu.
Meski di atas kertas tak diunggulkan, dengan meningkatkan segi pertahanan, Fitriani yakin mampu memberikan perlawanan sengit bagi tunggal putri India unggulan ketiga turnamen tersebut.
"Bola-bola atasnya harus diwaspadai karena postur Sindhu kan tinggi. Jadi saya harus siapkan pertahanan dan mempercepat pergerakan kaki," kata Fitri soal persiapannya melawan Sindhu.
Baca Juga: Harapan Sarri untuk Alvaro Morata di Musim 2018/2019
Kejuaraan Dunia 2018 berlangsung di Nanjing Olympic Sports Center, Nanjing, China dari 30 Juli hingga 5 Agustus 2018.
Berita Terkait
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Dicatat! Jadwal Lengkap Turnamen Bergengsi Bulu Tangkis Dunia Sepanjang Tahun 2026
-
Indonesia Sukses Raih Emas di Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2025
-
Juarai All Around Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025, Angelina Melnikova Sempat Ingin Pensiun
-
CAS Tolak Banding Federasi Senam Israel Terkait Kejuaraan Dunia di Jakarta
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Jadi Cabor Prestasi, 150 Atlet Buru Poin Ranking Nasional Padel di Future Junior Championship
-
Jalan Terjal Menuju The Nationals: 16 Tim Saling Sikut di Campus League 2026 Regional Jakarta
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat