Suara.com - Perenang Jepang Rikako Ikee menciptakan rekor baru nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri pada ajang Asian Games 2018.
Ikee membukukan waktu 56,30 detik dan berhasil melampaui rekor sebelumnya yakni 56,61 detik yang dibuat oleh perenang Cina Chen Xinyi di Asian Games 2014 Incheon.
Dengan catatan waktu tersebut, Ikee memperoleh medali emas pada final nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri yang digelar di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, Selasa (21/8/2018).
Sebelum menerima medali, peraih tiga medali emas nomor 50 meter gaya bebas putri, 50 meter gaya kupu-kupu putri, dan 100 meter gaya kupu-kupu putri pada Kejuaraan Renang Asia 2016 Tokyo itu melambaikan tangan kepada para pendukung Jepang yang duduk di tribun penonton.
Sementara medali perak diraih oleh Zhang Yufei dari Cina dengan catatan waktu 57,40 detik dan medali perunggu dimenangkan oleh perenang Korea Selatan Ah Sehyeon yang membukukan waktu 58 detik.
Jepang sejauh ini telah mengumpulkan 10 emas, 11 perak, dan enam perunggu untuk cabang renang.
Dengan perolehan total 43 medali, posisi Jepang berada di bawah China yang telah mengumpulkan 56 medali cabang renang. (Antara)
Berita Terkait
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich
-
Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia
-
Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko