Sheilla memang sangat populer di kalangan para pencinta voli Indonesia. Selain skill bertahannya yang di atas rata-rata, kecantikan pevoli kelahiran Jakarta ini dipastikan akan membuat pertandingan menjadi lebih seru.
4. Hwang Minkyoung
Hwang Minkyoung merupakan pevoli putri kelahiran Korea Selatan. Di Asian Games 2018, pevoli berpostur 174cm itu bakal mati-matian meraih medali emas demi mempertahankan posisi sebagai juara bertahan.
Pada 2014 silam, Korea Selatan berhasil keluar sebagai kampiun di Asian Games Incheon. Namun, Hwang Minkyoung belum ikut serta pada saat itu.
Kini, kehadirannya di Indonesia, akan semakin memeriahkan pertandingan cabang olahraga bola voli putri Asian Games 2018. Pesona dan skill dara 28 tahun itu dijamin bakal menghibur semua penonton yang hadir di Voli Indoor Senayan, Jakarta.
5. Hsiao Hsiang-ling
Hsiao Hsiang-ling merupakan pevoli putri asal Taiwan, yang berposisi sebagai Spiker/Smasher.
Kehadiranya tentu banyak ditunggu-tunggu oleh para penonton. Wajahnya yang cantik, dengan tinggi 173, membuat pemain yang berasal dari klub Attackline itu sungguh mempesona saat berjibaku di tengah lapangan.
Namun sayangnya, kehadiran Hsiao tak lagi bisa disaksikan di venue Voli Indoor Senayan, Jakarta. Karena Taiwan gagal lolos ke babak perempat final.
Baca Juga: Bambang Pamungkas Pensiun Usai Liga 1 2018?
Untuk yang ingin menyaksikan aksi-aksi menghibur dari Hsiao Hsiang-ling, penonton bisa mendatangi GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Jum'at (31/8/2018), karena tim bola voli putri Taiwan akan bermain memperebutkan peringkat ke 9 dan 10 Asian Games 2018.
6. Pornpun Guedpard
Pornpun Guedpard adalah satu dari beberapa pevoli cantik asal negeri Gajah Putih Thailand yang ikut serta di Asian Games 2018. Di timnas Thailand, Pornpun berposisi sebagai set-uper atau pengatur serangan.
Sesuai namanya, dirinya berperan penting dalam setiap keputusan serangan tim di atas lapangan. Namun, dirinya tak ikut bermain saat timnya mengalahkan Vietnam di babak perempat final.
Dengan tinggi 170 cm dan paras cantik khas Asia Tenggara, tak ayal banyak penonton yang terhibur saat dirinya beraksi di atas lapangan.
Tag
Berita Terkait
-
Belajar Perlahan, Wilda Nurfadhilah Tak Ingin Buru-buru Lanjutkan Karier sebagai Pelatih
-
Jakarta Livin' by Mandiri (JLM) Luncurkan Skuad Lengkap, Siap Tancap Gas di Proliga 2026
-
Syelomitha Afrealiza Wongkar Akui Banyak Belajar dari SEA Games 2025
-
Apresiasi Pemain Junior di Timnas Voli Putri, Megawati Hangestri: Good Job buat Adik-adik
-
Cuma Latihan Sebulan, Megawati Hangestri Syukuri Perolehan Perunggu di SEA Games 2025
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar