- Wilda Nurfadhilah, mantan atlet voli putri, bergabung tim kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri untuk Proliga 2026.
- Ia menyatakan tidak terburu-buru menjadi pelatih penuh karena sedang menyesuaikan kondisi kesehatan.
- Wilda ingin menempuh jalur kepelatihan secara bertahap sambil menimba ilmu dari lingkungan tim profesional.
Suara.com - Mantan pemain tim nasional bola voli putri Indonesia, Wilda Nurfadhilah, memilih tidak terburu-buru melanjutkan karier sebagai pelatih meski kini bergabung dalam tim kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) untuk Proliga 2026.
Wilda menyebut kepercayaan dari manajemen Jakarta Livin’ Mandiri sebagai sebuah amanah yang patut disyukuri. Namun, ia menegaskan peran yang dijalaninya saat ini belum sepenuhnya berada dalam kapasitas sebagai pelatih, lantaran masih menyesuaikan dengan kondisi kesehatannya.
Terkait peluang menapaki jalur kepelatihan secara penuh di masa depan, Wilda mengaku ingin menjalani proses tersebut secara bertahap. Ia menilai pengalaman belajar langsung di lingkungan tim profesional menjadi modal penting sebelum mengambil tanggung jawab yang lebih besar.
"Ya mungkin akan ada ke arah sana, cuman aku ga yang buru-buru juga karena baru juga. Untuk jadi pelatih juga masih muda juga, bukan jadi atlet kan ya. Jadi pelan-pelan aja sih sambil belajar disini sama pelatih-pelatih yang bagus juga," kata perempuan berusia 30 tahun itu.
Wilda dikenal memiliki perjalanan panjang di dunia bola voli nasional. Atlet kelahiran 7 Februari 1995 tersebut pernah memperkuat sejumlah klub besar Tanah Air, di antaranya Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Energi, Bandung BJB Tandamata, Jakarta BIN, hingga Jakarta Livin’ Mandiri.
Pengalamannya juga terentang hingga level internasional bersama tim nasional Indonesia. Wilda tercatat tampil di berbagai ajang, seperti SEA V League, Piala VTV, AVC Women’s Nations Cup, serta SEA Games 2019 Filipina, SEA Games 2022 Vietnam, dan SEA Games 2023 Kamboja.
Setelah mengumumkan pensiun sebagai pemain pada 2025, Wilda sempat bergabung dalam jajaran kepelatihan tim nasional voli putri Indonesia. Namun, ia kemudian mengundurkan diri menjelang pelaksanaan SEA Games 2025 Thailand.
Kini, melalui perannya di Jakarta Livin’ Mandiri, Wilda memilih fokus belajar dan beradaptasi, sembari membuka peluang melangkah ke dunia kepelatihan secara lebih serius di masa depan.
(Antara)
Baca Juga: Wilda Nurfadhilah Resmi Gabung Jakarta Livin Mandiri untuk Proliga 2026, tapi Bukan sebagai Pemain
Berita Terkait
-
Wilda Nurfadhilah Resmi Gabung Jakarta Livin Mandiri untuk Proliga 2026, tapi Bukan sebagai Pemain
-
Era Baru Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026: Duet Bintang TurkiBelanda Jadi Senjata Utama
-
Usia Cuma Angka! Yolla Yuliana Tolak Pensiun, Siap Bimbing Pemain Muda JLM di Proliga 2026
-
Syelomitha Afrealiza Wongkar Akui Banyak Belajar dari SEA Games 2025
-
Apresiasi Pemain Junior di Timnas Voli Putri, Megawati Hangestri: Good Job buat Adik-adik
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati