Suara.com - Charles Leclerc berhasil mewujudkan mimpinya sebagai pilot tim Formula One (F1) paling ikonik di dunia, Ferrari. Meski dianggap datang dengan minim pengalaman, pebalap asal Monako itu menolak tertekan.
Bursa transfer pebalap F1 untuk musim 2019 memang terus bergejolak, dengan Charles Leclerc dan Kimi Raikkonen menjadi sorotan utama, usai memilih bertukar posisi alias tukar guling dari tim Sauber ke Ferrari dan sebaliknya.
Kepindahan Leclerc ke Ferrari menuai banyak sorotan. Banyak pihak yang menganggap pebalap 21 tahun itu tak punya cukup jam terbang untuk membesut jet darat berlogo Kuda Jingkrak untuk musim 2019. Apalagi musim ini merupakan debut Leclerc sebagai driver F1.
Bukan hanya soal pengalaman yang membuat kursi Leclerc di Ferrari musim depan bakal semakin panas. Predikat sebagai pebalap termuda Ferrari sejak era Ricardo Rodriguez pada 1961 silam, membuat siapapun termasuk Harry Potter --julukan Leclerc-- merasa tertekan.
Namun, dengan santai lulusan Ferrari Driver Academy 2016 itu menampik semua tanggapan tadi. Dirinya mengaku telah siap lahir batin untuk membalap bersama rekan barunya, Sebastian Vettel.
"Sangat aneh melihat banyak orang yang berpikir bahwa saya akan mendapatkan banyak tekanan. Akan tetapi sejujurnya tidak sama sekali," kata Charles Leclerc, yang dilansir dari laman resmi Formula1, Jumat (14/9/2018).
"Secara mental saya merasa siap menghadapi tekanan. Saya sangat fokus pada diri sendiri dan tak memikirkan tentang perkataan orang-orang terhadap saya,"imbuhnya.
Meski baru menjalani debut musim ini, Leclerc mencatatkan prestasi yang cukup membanggakan bersama timnya, Alfa Romeo Sauber.
Hingga Formula F1 musim 2018 berjalan 14 seri, driver kelahiran 1997 itu mencatatkan prestasi terbaik pada GP Azerbaijan dengan finish di posisi keenam.
Baca Juga: Anthony Kalah, Tunggal Putra Indonesia Tak Tersisa di Jepang Open
Leclerc percaya, performa bagusnya di musim ini bisa menjadi modal besar untuk tampil kompetitif bersama Ferrari di musim depan.
"Saya datang Ferrari bukan untuk belajar. Saya rasa, saya memiliki musim yang bagus tahun ini, di mana saya bisa belajar banyak dari itu. Untuk musim depan, peran saya adalah mengaspal bersama tim besar," tandas Leclerc.
"Saya tak mengatakan bahwa tak akan belajar apa-apa lagi setelah ini, karena nyatanya memang masih harus terus belajar dan meningkatkan berbagai aspek di diri saya. Akan tetapi yang pasti saya akan lebih siap menghadapi musim depan, dibanding debut saya tahun ini," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final