Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menanggapi santai rencana Wakil Ketua Umum Partai Demokrat nonaktif, Roy Suryo, melayangkan somasi terhadap lembaga yang dipimpinnya.
"Bukannya (Pak Roy) mau mengembalikan barang? Kita tunggu saja pengembalian barangnya," ujar Menpora saat ditanya awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/10/2018) pagi.
Rencananya Roy Suryo akan melayangkan somasi siang ini, Rabu (3/10/2018). Somasi kepada Kemenpora terkait tuduhan barang milik negara (BMN) yang belum dikembalikan Roy Suryo.
Hal itu disampaikan Tigor Simatupang, selaku kuasa hukum Roy Suryo, saat dihubungi Suara.com, Rabu siang.
Tigor mengatakan telah mengajukan surat kepada Kemenpora terkait permintaan list BMN apa saja yang belum dikembalikan Roy Suryo.
Namun, kata Tigor, hingga kini daftar barang yang sejatinya ingin dipelajarinya itu tak kunjung diberikan pihak Kemenpora.
"Mereka tidak bisa kasih kok, tidak ada. Bukti-buktinya itu tidak ada," kata Tigor.
"Tidak punya bukti tapi menuduh orang, karena itu kita layangkan somasi," ujarnya.
Di sisi lain, mendengar pernyataan dari Menpora, Tigor justru menuding tanggapan Imam Nahrawi menggambarkan memang ada yang tak benar terkait tuduhan Kemenpora kepada kliennya.
Baca Juga: Apel Keamanan Asian Para Games, Menpora Ajak Teriakan Yel-yel Ini
"Ya iya silakan. Berarti dia kan tersangkut juga kan si Pak Imam (Nahrawi) itu," ujar Tigor.
Untuk diketahui, polemik antara Roy Suryo dengan Kemenpora bermula saat surat Kemenpora yang bernomor 5.2.3/SET.BIII/V/2018 beredar di media sosial.
Dalam surat itu, tertulis adanya permintaan kepada Roy Suryo untuk mengembalikan BMN yang sempat digunakan kala dirinya masih menjabat Menpora.
Total, Kemenpora meminta Roy Suryo mengembalikan 3.226 unit barang senilai miliaran rupiah.
Hal itu dilakukan demi mematuhi amanat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai bentuk inventarisasi agar akuntabilitas pengelolaan BMN Kemenpora dapat dipertanggungjawabkan sesuai undang-undang.
Namun, Roy Suryo sebelumnya bersikeras menyatakan sudah mengembalikan barang milik negara. Karena merasa difitnah, dia pun berencana mensomasi Kemenpora.
Berita Terkait
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Lagi UU ITE ke MK, Bentuk Tim Troya Tanpa Rismon Sianipar
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss
-
Rismon Sianipar Mundur dari Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cium Aroma Kejanggalan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar