Sport / Arena
Rabu, 10 Oktober 2018 | 12:52 WIB
Pecatur Indonesia Simanja Nasip Parta (kiri) menjalankan bidak saat bertanding melawan pecatur Vietnam Doan Thu H (kanan) dalam nomor individual standar P1 Putri Asian Para Games 2018 di GOR Cempaka Putih, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10). [Antara/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Kontingen catur Indonesia kembali merebut dua medali emas di hari kelima perhelatan Asian Para Games 2018 yang berlangsung di GOR Cempaka Putih, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Tambahan dua emas ini disumbangkan Edy Suryanto di nomor kelas standar perorangan VI-B1 (buta total) putra dan beregu putra VI-B1.

"Saya senang sekali, sesuai target bisa meraih emas," kata Edy yang berhasil mengumpulkan lima poin, dilansir dari Antara.

Beberapa jam sebelumnya, tim catur Indonesia memastikan meraih empat medali emas Asian Para Games 2018.

Dua medali di kelas beregu dan masing-masing satu medali di kelas VI-B1 (buta total) dan PI (daksa) catur standar perorangan putri.

Di kelas VI-B1 catur standar perorangan putri, medali emas Indonesia disumbangkan Debi Ariesta yang mengalahkan kompatriotnya Wilma Margaretha Sinaga.

Sementara, Simanja Nasip Farta menyumbangkan medali emas bagi Indonesia di kelas PI catur standar perorangan putri, mengalahkan pecatur Vietnam, Nguyen Thi Kieu.

"Alhamdulillah bisa menang, medali emas yang ditargetkan bisa tercapai," kata Debi dengan wajah berseri-seri.

Manajer Timnas Catur Indonesia, Heri Isranto mengatakan, prestasi yang ditorehkan kontingen Merah Putih melampaui target empat emas.

Baca Juga: Cabang Olahraga Bela Diri yang Perbolehkan Hijab

"Saya yakin kita akan melampaui target emas, di catur cepat saya perkirakan akan dapat empat medali lagi karena Pak Edy sangat menguasai di catur cepat," kata Heri.

Upacara penyerahan medali Asian Para Games 2018 untuk catur standar akan berlangsung pada, Rabu (10/10) sekitar pukul 13.00 WIB.

Load More