Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu menyambut baik bonus dari pemerintah berupa pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Apriyani, yang berhasil meraih medali perunggu Asian Games 2018 bersama sang partner Greysia Polii, mengaku sudah berkomunikasi dengan orang tua terkait keputusannya menerima ajakan menjadi abdi negara.
"Saya akan ambil (bonus PNS). Soalnya saya komunikasi dengan bapak, saya ambil saja katanya," ungkap Apriyani Rahayu saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta.
Menurut Apriyani, meskipun menjadi PNS, dirinya juga akan tetap berprofesi sebagai atlet. PNS menurutnya hanya sebagai status, namun bentuk abdinya yang sebenarnya kepada negara adalah dengan menjadi pebulutangkis.
"Untuk jadi (PNS) kapan belum tau sih, belum ada informasi. Tetapi saya akan tetap main (jadi pebulutangkis), PNS cuma statusnya saja," ujar Apriyani.
Sebagai peraih medali Asian Games 2018, pebulutangkis 20 tahun itu tak hanya mendapatkan bonus sebagai PNS. Apriyani juga mendapat banyak bonus berupa uang.
Terkait bonus uang, dirinya mengaku akan memanfaatkan hal tersebut untuk membangun bisnis dan membantu renovasi rumah kedua orang tuanya.
"Rencananya kan saya ingin megurus rumah dahulu. Renovasinya sih sudah, tinggal isinya saja. Bapak ingin tinggal di sana (Kendari, Sulawesi Tenggara). Mungkin ya biar tinggal di sana dahulu, di kampung. Setelah semuanya beres, kita sudah bisa bisnis kan," tukasnya.
Baca Juga: Duh! Eks Bomber Juventus Ini Divonis 2 Tahun Penjara
Berita Terkait
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko