Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyebut telah menyiapkan peraturan menteri (Permen) terkait kewajiban cabang olahraga mengirimkan atlet muda atau pelapis di SEA Games 2019. Hal itu dilakukan demi mempercepat regenerasi.
"Kita siapkan regulasi itu agar atlet pelapis punya pengalaman lebih banyak lagi, untuk melatih mental mereka," kata Menpora saat ditemui di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/11/2018).
Seperti diketahui, usai mendapatkan hasil memuaskan di Asian Games 2018, pemerintah langsung menatap ajang multievent yang lebih tinggi, yakni Olimpiade 2020 Tokyo.
Menpora sendiri, saat melakukan rapat dengan Komisi X DPR di Gedung DPR, Jakarta pada 25 Oktober lalu menyebut, akan mewajibkan komposisi atlet junior yang turun di SEA Games 2019 sebanyak 60 persen.
Menpora menganggap, SEA Games 2019 hanya akan dijadikan wadah agar atlet-atlet muda atau junior untuk mencari pengalaman, sebelum akhirnya menjadi tulang punggung Merah Putih di ajang-ajang yang lebih besar.
"Karena semakin mereka (atlet-atlet muda atau junior) sering bertanding dengan lawan-lawan di ASEAN maupun Asia, maka mental mereka akan semakin terasah," jelas Menpora.
Sebelumnya, Kemenpora sendiri menyebut akan memberikan anggaran Rp 500 miliar untuk pembinaan atlet jelang SEA Games 2019, Asean Para Games 2019 dan kualifikasi Olimpiade 2020.
Dana tersebut diambil dari anggaran keseluruhan yang didapat Kemenpora untuk tahun 2019 yang kurang lebih mencapai Rp 1,95 triliun.
Baca Juga: Kalah Angka, Daud Yordan : Semua Orang Tahu Saya Dikerjain
Tag
Berita Terkait
-
Ulasan Film Unbroken: Perjuangan Atlet Olimpiade Bertahan Hidup dalam Perang Dunia II
-
PSSI Hubungi KOI usai Muncul Kabar Timnas Indonesia Dicoret dari Asian Games 2026
-
Asian Minifootball Championship 2026 Digelar di Palembang, Ini Hasil Drawingnya
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
KPK Cecar Eks Menpora Dito: Asal Usul Kuota Haji Tambahan Dipertanyakan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M