Suara.com - Pelatih Tim Nasional (Timnas) basket putra Indonesia Fictor Gideon Roring, membuka peluang menjadikan legiun asing Pelita Jaya Basketball, Kore White, sebagai pemain naturalisasi. Kehadiran Kore dinilai bisa menambah kekuatan timnas di SEA Games 2019.
Kabar bakal dinaturaliasainya Kore White memang sudah berhembus kencang seiring bergabungnya pebasket kelahiran Amerika Serikat itu dalam skuat timnas Indonesia di ajang William Jones Cup 2018. Saat itu Kore berstatus sebagai pemain asing.
Bersama Kore White, Indonesia bisa dibilang terlihat tampil lebih baik. Menghadapi Korea Selatan, tim Merah-Putih mampu memberi perlawanan sengit dan hanya kalah dengan selisih angka tipis yakni 86-92.
"Kita sedang rayu Kore White. Kita kan tawarkan saja siapa tahu dia bisa bantu Indonesia tahun depan. Sebenarnya sih bukan Kore saja, tetapi lebih ke figur pemain yang berpostur besar, siapapun itu," ujar Fictor Roring di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (14/11/2018) malam WIB.
Pelatih yang akrab disapa Ito itu juga menyebut dirinya telah melakukan pendekatan pribadi kepada Kore White, dan sang pemain kabarnya menyambut positif gagasan naturalisasi tersebut.
Namun, kata Ito, perihal naturalisasi bukanlah hal yang sederhana. Dirinya hanya bisa membantu secara pendekatan personal, namun perubahan status kewarganegaraan tetap ditangan pemerintah, salah satunya Kemenpora.
"Saya pernah berbicara sama Kore secara pribadi. Masih wacana memang ada peluang dan dia juga berminat dinaturalisasi," ujar Ito.
Selain Kore, mantan pemain Satria Muda ini juga membuka peluang untuk menaturalisasi pemain asing lainnya. Perbasi juga disebut Ito ambil bagian dalam memuluskan langkah tersebut.
"Ada wacana Perbasi mau naturalisasi Brian Williams, tetapi itu juga belum pasti. Saya juga masih mencari pemain yang berbadan besar lain," tukasnya.
Baca Juga: Satria Muda Rilis Skuatnya Untuk Kompetisi IBL 2018/2019
Tag
Berita Terkait
-
Naturalisasi Disetop Sementara, Erick Thohir Pilih Timnas Indonesia Tampil Apa Adanya
-
Pascal Struijk Jadi Rebutan 3 Klub Premier League, Makin Susah Dibujuk Bela Timnas Indonesia?
-
Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Siapkan TC Khusus
-
PSSI Stop Naturalisasi, Bagaimana Nasib Luke Vickery?
-
Timnas Indonesia U-17 Dipermalukan Malaysia di Kandang Sendiri, Kurniawan Pasang Badan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas