Suara.com - Tim basket CLS Knights Indonesia harus menelan pil pahit pada laga perdana di Asian Basketball League (ABL) musim 2018/2019. Mereka kalah dari tuan rumah Saigon Heat, Minggu (18/11/2018).
Tim asuhan Brian Maurice Rowsom harus mengakui keunggulan Saigon dengan skor tipis 80-82 dalam dalam pertandingan yang berlangsung di Canadian International School Arena, Ho Chi Minh, Vietnam.
Hasil ini membuat CLS Knights gagal memperbaiki catatan saat bertemu Saigon Heat. Pasalnya, pada dua pertemuan di ABL 2017/2018, klub basket asal Surabaya itu selalu mengalami kekalahan.
“Kami sebenarnya bemain bagus hingga kuarter keempat, sayangnya dalam posisi yang sangat krusial kami tidak mengeksekusi secara baik," kata Brian Rowsom dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (19/11/2018).
CLS Knights memang tampil cukup baik sepanjang laga. Mereka bahkan sempat unggul jauh hingga akhir kuarter ketiga dengan skor 68-60.
Namun, strategi tembakan tiga angka yang diterapkan Saigon Heat pada akhirnya memupus harapan CLS untuk membalas kekalahan musim lalu.
Trevon Hughes dan Murphy Burnatowski menjadi aktor kebangkitan Saigon Heat.
Kedua pemain mampu menciptakan total 47 poin (Hughes 29, Burnatowski 18), disusul Kyle Barone yang juga membawa andil kemenangan untuk timnya dengan torehan 17 poin dan 12 rebound.
Brian Rowsom mengaku, akan mengevaluasi kekalahan ini. Menurutnya, timnya harus segera berbenah, terutama terkait antisipasi tembakan tiga angka lawan.
"Kami juga kehilangan banyak poin dalam free throw dan terlalu membiarkan lawan menembak tiga angka, pertandingan selanjutnya kita harus memperbaiki kekurangan dari game tadi,” ungkap Brian Rowsom.
Baca Juga: ABL 2018/2019 : CLS Knights Waspadai Kecepatan Saigon
Pada pertandingan berikutnya, CLS Knights Indonesia akan menjamu Hong Kong Eastern di GOR Kertajaya, Surabaya, pada 24 November mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders