Suara.com - Nasib berbeda dialami dua pemain tunggal Indonesia, Ihsan Maulana Mustofa dan Gregoria Mariska Tunjung, di babak pertama Korea Masters 2018, Rabu (28/11).
Ihsan meraih tiket babak kedua Korea Masters 2018 usai menundukkan pebulutangkis tunggal putra dari Cina Taipei, Chen Shiau Cheng.
Sementara, Gregoria harus pulang lebih cepat setelah dihentikan peraih emas Olimpiade 2012 London, Inggris asal Cina, Li Xuerui.
Bertanding di Gwangju Women's University Stadium, Gwangju, Korea Selatan, Ihsan hanya butuh waktuk 37 menit untuk meredam perlawanan Chen, dengan skor 21-9 dan 21-15.
Sementara, Gregoria sempat memberikan perlawanan cukup pelik kepada Li. Setelah kalah 19-21 di game pertama, Gregoria memaksa laga berlanjut ke game ketiga usai menang 21-13 di game kedua.
Sayangnya, Gregoria tak bisa melanjutkan superiornya pada game ketiga dan harus merelakan tiket babak kedua Korea Masters 2018 diraih Li Xuerui, setelah menang 21-13.
Hasil yang tak jauh berbeda juga didapat wakil tunggal putri Indonesia lainnya, Rusydina Antardayu Riodingin.
Rusydina takluk 12-21 dan 10-21 dari atlet tuan rumah, Kim Hyon Min, di babak pertama Korea Masters 2018.
Baca Juga: Antiklimaks, Jaya di India, Fajar / Rian Kandas di Korea Masters
Tag
Berita Terkait
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Leo Rolly/Daniel Diproyeksikan untuk Tampil di Olimpiade 2028
-
Gregoria Mariska Tunjung Hengkang, Putri KW Emban Tugas Berat di Pelatnas
-
Momentum Emas Leo/Daniel: Dari Thailand Open 2026 Menuju Panggung Olimpiade 2028
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi