Suara.com - Indonesia tak lagi memiliki wakil di sektor tunggal Korea Masters. Hal ini menyusul kekalahan yang ditelan tiga tunggal Indonesia yang tersisa di babak perempat final, Jumat (30/11/2018).
Fitriani jadi wakil tunggal Indonesia pertama yang harus terhenti kiprahnya dari Korea Masters 2018.
Bertanding di Gwangju Women's University Stadium, Korea Selatan, Fitriani tunduk dari pebulutangkis tunggal putri Cina, Li Xuerui.
Fitriani tak mampu membendung dominasi peraih emas Olimpiade 2012 London tersebut, dan menyerah dengan skor 14-21 dan 12-21.
Tantangan yang tak kalah berat juga harus dihadapi Ihsan Maulana Mustofa. Pebulutangkis tunggal putra Indonesia ini harus menghadapi mantan ranking satu dunia, Son Wan Ho.
Sempat unggul 21-16 di game pertama, Ihsan takluk di dua game berikutnya dengan skor 17-21 dan 13-21 dari atlet tuan rumah tersebut.
Sementara, Shesar Hiren Rhustavito yang menjadi wakil tunggal Indonesia yang terakhir bertanding, gagal menyelamatkan muka Merah Putih.
Shesar tak mampu mengatasi perlawan tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia. Dia menyerah dua game langsung dengan skor 14-21 dan 13-21.
Baca Juga: Crutchlow Ungkap Plus Minus Gabungnya Lorenzo ke Honda
Tag
Berita Terkait
-
Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sah! Legenda Balap Nasional Ananda Mikola Resmi Pimpin MGPA
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Melaju ke Semifinal Liga Champions Voli Putra Asia 2026
-
Mohammad Zaki Ubaidillah Lolos ke Babak Kedua Thailand Open 2026
-
Dikalahkan Shi Yu Qi, Anthony Ginting Tersingkir di Babak 32 Besar Thailand Open 2026
-
Bagas/Putra Tersingkir di Babak Pertama Thailand Open 2026, Akui Banyak Pelajaran Berharga
-
Leo/Daniel Mulus ke 16 Besar Thailand Open 2026, Daniel Marthin Senang Akhirnya Comeback
-
Megawati Hangestri Gabung Tim Rival, Kapten Red Sparks Beri Respons Sedih
-
Daftar 17 Wakil Indonesia di Thailand Open 2026, Leo/Daniel Comeback
-
Jannik Sinner Samai Rekor Djokovic di Masters 1000, Tembus 30 Kemenangan Beruntun
-
Pelatih Hyundai Hillstate Blak-blakan Puji Megawati Hangestri Jelang V-League