Suara.com - Jorge Lorenzo punya pandangan tersendiri terkait faktor terpenting dalam persaingan merebut gelar juara MotoGP musim depan. Menurutnya, bukan hanya performa motor yang krusial, akan tetapi kemampuan pebalap itu sendiri yang akan menjadi elemen penentu kemenangan.
Perkataan Lorenzo itu merupakan jawaban untuk seorang jurnalis motor kawakan, Dennis Noyes, yang bertanya apakah rider Spanyol bisa membantu Honda mengembangkan motor yang tak tertandingi untuk gelaran MotoGP 2019.
Menurut Lorenzo, pengembangan sebuah motor merupakan hal penting di MotoGP. Namun, itu bukanlah elemen utama bagi seorang pebalap meraih kesuksesan.
Pebalap yang musim depan akan membela Honda itu, menilai kemampuan rider sendirilah yang akan lebih banyak menentukan besar kecilnya peluang meraih gelar juara dunia.
"Kini sulit bagi sebuah tim untuk membuat perbedaan dalam level teknis (pengembangan motor). (Jadi) pebalap adalah elemen paling penting, bukan hanya dalam soal berkendara," ujar Jorge Lorenzo dilansir GPone, Kamis (27/12/2018).
Pernyataan pebalap Spanyol itu didasari dari regulasi single ECU (elektronik), dimana seluruh pabrikan kini memakai komponen yang seragam dari produsen Magneti Marelli.
Regulasi yang mulai diterapkan sejak 2016 itu disebut Lorenzo telah mengubah peta persaingan di kelas para raja. Pasalnya, penerapan single ECU membuat seluruh tim kini punya level teknis yang hampir-hampir mirip.
"Dengan single ECU tak ada lagi tim yang tak tersentuh (terkejar), hal itu kebalikan dengan F1," tukasnya.
Baca Juga: Marc Marquez Berharap Jorge Lorenzo Bocorkan Informasi Ducati
Berita Terkait
-
Belajar dari Pengalaman, Alex Marquez Siap Raih Titel Juara Dunia Musim Ini
-
4 Pebalap Muda Indonesia Siap Panaskan Aspal Moto4 Asia Cup 2026 di Thailand, Cek Jadwal Race-nya
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
MotoGP Mandalika Kapan? Ini Daftar Pembalap yang Pernah Juara di Sana
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026