Suara.com - Kurang dari 48 jam lagi turnamen bulutangkis bergengsi, All England 2019, akan bergulir. Indonesia pun telah mengirimkan para pebulutangkis terbaiknya ke ajang yang dilangsungkan di Arena Birmingham, Inggris, 6-10 Maret 2019 tersebut.
Sayangnya, empat dari enam wakil ganda campuran Indonesia sudah harus 'saling sikut' di babak pertama All England 2019.
Pertama, Tontowi Ahmad/Winny Oktavianti Kandow akan berhadapan dengan Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami.
Sementara Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti akan berhadapan dengan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.
Ini bukan pertama kalinya Praveen/Melati saling jumpa dengan Hafiz/Gloria di turnamen resmi. Skor pertemuan sementara imbang 1-1.
Meskipun pertemuan terakhir dimenangkan Praveen/Melati di Malaysia Masters 2019, dengan skor 21-14, 24-22, namun Praveen/Melati tak boleh menganggap enteng Hafiz/Gloria yang kini penampilannya tengah menanjak.
Seperti diketahui, Hafiz/Gloria pekan lalu baru saja menjadi runner-up di German Open 2019.
"Kalau dibilang merugikan ya memang merugikan karena ketemu teman sendiri di babak pertama. Tapi mau gimana lagi, kami berikan yang terbaik saja," kata Praveen, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (4/3/2019).
"Kekuatan kami cukup imbang, kami sering bertemu di latihan dan pertandingan resmi, sudah tahu apa kebiasaan lawan, kekuatan dan kelemahan mereka di mana," sambungnya.
Baca Juga: Begini Aksi Luna Maya Saat Olahraga, Eitss Ada yang Pas Bareng Mantan Nih
"Yang penting dari persiapannya, kalau persiapan bagus, mudah-mudahan kami juga lebih siap di pertandingan. Lalu motivasinya juga harus dijaga, walau lawan teman sendiri yang sudah tahu kami bagaimana, kami tetap optimis bisa menang," tukas Praveen.
Jadwal pertandingan All England 2019 akan dirilis usai manager meeting besok, Selasa (5/3/2019).
Berita Terkait
-
Ketenangan di Poin-poin Akhir Antar Rehan/Gloria ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
All England 2026: Dapat Pelajaran Berharga, Raymond/Nikolaus Ingin Tiru Pasangan Korsel
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko