Suara.com - Small forward CLS Knights Indonesia, Brandon Jawato, masih menyimpan asa berseragam Timnas Basket Indonesia. Hasrat membela Timnas Indonesia sejatinya sudah lama tersiar sebelum berangsur-angsur meredup.
Isu itu kembali muncul setelah Brandon mengakhiri dua tahun masa rehatnya di dunia basket dengan membela CLS Knights musim ini.
"Ya, itu adalah impian terbesar saya untuk bisa membela Timnas Basket Indonesia dan berlaga di ajang internasional," kata Brandon Jawato.
Brandon saat ini tengah fokus membela CLS Knights di ASEAN Basketball League (ABL) 2018/2019.
Pemain berdarah campuran Bali-Amerika Serikat itu bertekad membawa timnya meraih prestasi tertinggi musim ini.
Sebelum membela CLS Knights, Brandon sempat mencicipi karier di Indonesian Basketball League (IBL) pada 2016-2017. Saat itu dia memperkuat klub Pelita Jaya Basketball.
Namun, setelah tampil apik di musim perdananya, Brandon mengalami masalah status kewarganegaraan.
Ia yang dikabarkan memiliki status WNI nyatanya dianggap sebagai pemain asing oleh IBL.
Hal itu membuatnya tak masuk kedalam rooster Pelita Jaya di musim berikutnya.
Baca Juga: Liliyana Natsir dan 285 Atlet Berprestasi Terima SK CPNS Kemenpora
Saat itulah Brandon memilih vakum dari basket dan memutuskan kembali ke Amerika Serikat.
"Semoga itu (membela Timnas Indonesia) akan terwujud dalam waktu dekat. Tapi saat ini saya akan fokus dulu di ABL, terlebih lagi untuk bisa meraih kemenangan atas Saigon Heat," tukasnya.
Brandon akan kembali membela CLS Knights di laga kedua babak playoff ABL 2018/2019 menghadapi Saigon Heat di CIS Arena, Ho Chi Minh City, Vietnam, hari ini Rabu (3/4/2019).
Kemenangan akan membuat CLS Knights Indonesia memastikan satu tiket ke babak semifinal.
Sebab, di laga pertama playoff, Brandon Jawato dan kawan-kawan berhasil mengamankan kemenangan 84-59.
Tag
Berita Terkait
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026