Sport / Raket
Kamis, 04 April 2019 | 09:06 WIB
Pelatih anyar sektor tunggal putri Indonesia, Rionny Mainaky. [Dok. PBSI]

Suara.com - Pelatih anyar sektor tunggal putri Indonesia, Rionny Mainaky angkat bicara perihal tersingkirnya Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani di babak pertama Malaysia Open 2019.

Menurut mantan pelatih timnas bulutangkis Jepang itu, masih banyak yang harus diperbaiki dari penampilan dua anak latihnya tersebut. Salah satunya adalah perihal ritme permainan yang masih berantakan.

"Sebelum berangkat ke Malaysia saya sempat ketemu mereka dan latihan sebentar. Jadi sedikit banyak sudah tahu permainan mereka. Kalau penampilan tadi sudah cukup lepas," ungkap Rionny Mainakay dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (4/4/2019).

"Cuma tadi masih ada kekurangan sedikit dari mereka untuk menemukan ritme permainan. Kalau lawan seperti ini, mereka harus bagaimana. Masih ada ragu-ragu sedikit,” sambungnya.

Gregoria harus tersingkir di babak pertama Malaysia Open 2019 usai kalah dari wakil Thailand Ratchanok Intanon. Skor akhir 12-21, 16-21 membuat pebulutangkis 19 tahun itu sudah empat kali kalah beruntun dari Ratchanok.

Sedangkan langkah Fitriani terhenti di tangan wakil Korea Selatan, Sung Ji Hyun. Dirinya kalah dua game langsung dengan skor 15-21, 15-21, yang membuatnya sudah kalah lima kali beruntun.

Hasil ini membuat sektor tunggal putri Indonesia tak tersisa di Malaysia Open 2019. Skuat Rionny Mainaky kini menatap turnamen berikutnya yakni Singapore Open 2019 yang akan berlangsung 9-14 April mendatang.

Load More