Suara.com - Gregoria Mariska Tunjung tak puas dengan penampilannya di babak pertama Singapore Open 2019, Rabu (10/4). Gregoria dihentikan kiprahnya oleh Mia Blichfeldt.
Atlet 19 tahun itu pun menantikan duel selanjutnya dengan pebulutangkis tunggal putri Denmark tersebut.
Gregoria harus tersingkir di babak pertama Singapore Open 2019 setelah kalah dua game, 16-21 dan 20-22, di Singapore Indoor Stadium.
Ini menjadi kekalahan perdana Gregoria atas tunggal putri peringkat 22 dunia.
Di dua pertemuan sebelumnya—Denmark Open 2018 dan French Open 2018—juara dunia junior 2017 itu selalu merengkuh kemenangan.
"Saya kurang puas dengan permainan hari ini. Kedepannya kalau ketemu lagi saya ingin menunjukkan yang terbaik, lebih baik dari hari ini," ujar Gregoria usai laga dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (10/4/2019).
Dalam laga kali ini, Gregoria selalu tertinggal lebih dulu, baik di game pertama maupun kedua.
Hal itu disebutnya tak boleh terjadi lagi jika kembali bertemu dengan Blichfeldt di turnamen selanjutnya.
"Saya juga harus bisa ambil start biar enggak ketinggalan. Tadi saya salahnya pas sempat unggul terus saya justru tertekan lagi oleh lawan," tukas Gregoria.
Baca Juga: Jelang MotoGP AS, Valentino Rossi Latihan di 'Rumah' Dovizioso
Tag
Berita Terkait
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur
-
Swiss Open 2026: Raih Runner-up, Putri KW Jelaskan Penyebab Kekalahan di Final
-
Swiss Open 2026: Menang di Babak Pertama, Putri KW Tak Alami Kendala Adaptasi
-
Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri, Jadi Briptu
-
Putri KW Tak Pasang Target Muluk-muluk di Malaysia Open 2025
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar