Suara.com - Mantan pebulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir melontarkan pujian kepada suksesornya, Winny Oktavina Kandow. Pebulutangkis 20 tahun itu disebut Liliyana punya kapasitas untuk mendampingi pemain sekaliber Tontowi Ahmad.
"Kalau secara teknis sejauh ini saya lihat cocok ya. Tapi ya itu dia butuh sabar dan tekun," ujar Liliyana Natsir di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).
Menurut Liliyana, penampilan Winny sejauh ini memang cukup menjanjikan.
Sejak dipasangkan dengan Tontowi pada Februari 2019 lalu, eks partner Akbar Bintang Cahyono itu disebut mengalami banyak peningkatan.
Salah satu kelebihan Winny yang diacungi jempol oleh Liliyana adalah mentalitas tanding.
Walaupun usianya terbilang muda, Winny tak terlihat gugup saat turun di turnamen besar seperti All England.
"Saya lihat Winny sejauh ini sih penampilannya cukup baik dan anaknya sedikit cuek. Cuma belum teruji banget karena bersama Owi—sapaan akrab Tontowi—, dia belum berada di level atas atau top ranking," tutur Liliyana.
"Kalau sudah di top ranking pola pikirnya pasti beda. Kita merasa terbeban, kalau kalah bagaimana. Kalau sekarang kan masih nothing to lose, belum ada target dan beban," sambungnya.
Lebih jauh, Liliyana yang memutuskan pensiun pada akhir Januari 2019 lalu, meminta Winny untuk berlatih lebih keras.
Baca Juga: Setelah Liliyana Natsir, Giliran Hanna Ramadini Pensiun dari Bulutangkis
Aspek mental perlu ditingkatkan agar bisa segera menyusul rekan ganda campuran lainnya di level top dunia.
"Kalau saya lihat keseharian Winny seharusnya dia bisa. Tapi butuh waktu. Dari segi mentalitasnya itu harus lebih kuat. Karena pertama dia berpartner dengan Owi yang lebih senior, dan kalau sudah jadi andalan itu lain lagi (bebannya)," ungkap Liliyana Natsir.
Nama Tontowi/Winny sendiri baru-baru ini diumumkan PBSI masuk dalam daftar skuat Timnas Indonesia di Piala Sudirman 2019.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026