Suara.com - Menjadi seorang pembalap profesional tentu bukan pekerjaan yang mudah. Meski begitu, pembalap Aprilia, Aleix Espargaro mengaku tetap bahagia meski kurang tidur, karena menghabiskan waktu dengan keluarganya.
Pembalap kelahiran Granollers, Spanyol itu mengungkapkan, keluarga adalah bagian terpenting dalam hidupnya dan kariernya sebagai pembalap di MotoGP. Kedua anak kembarnya, Max dan Mia yang baru berusia 10 bulan, disebut sebagai hal yang membuatnya tetap bahagia.
Seperti dilansir SpeedWeek, pembalap 29 tahun itu mengatakan ''Anak-anak adalah yang terbaik dalam hidupku, Aku sangat bahagia. Meski tentu saja sedikit berat, karena perlu membagi waktu dan perhatian,''
Kehadiran kedua anak kembarnya, diakui membuatnya jadi kurang tidur. ''Sekarang, Aku jadi sedikit mengurangi waktu tidurku, tapi Aku sudah beradaptasi dalam hidup ini, dan tentu dukungan dari istriku Laura,'' tukas Aleix Espargaro.
Tak cuma keluarga, suasana tim yang bersahabat pun, menjadikan Aleix Espargaro merasa nyaman ''Aprilia adalah tim terbaik yang pernah ada. Aku jadi merasa lebih baik dari biasanya,''
Meski begitu, Aleix Espargaro pun mengakui kalau Aprilia masih harus terus melakukan perbaikan ''Tentu saja, tim dan organisasi jauh lebih baik. Kami mampu meningkatkan di semua area, tapi kami masih kurang di bagian traksi. Kami butuh lebih banyak grip, itulah konstruksi terbesar kami.''
Kehadiran istri dan kedua anak kembarnya, Max dan Mia memang membuat Aleix Espargaro jadi kurang tidur. Tapi di sisi lain, mereka pun jadi motivasi tersendiri untuk kakak dari Pol Espargaro.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games