Suara.com - Malang nasib seorang remaja berusia 19 tahun di Spanyol. Fran Gonzalez, namanya, tewas diseruduk banteng.
Menurut Mirror.co.uk, Rabu (1/5/2019), ia adalah orang kedua yang tewas karena banteng di sebuah festival di Spanyol dalam seminggu terakhir.
Fran meninggal setelah pangkal pahanya terkena tanduk ketika diseruduk banteng. Peristiwa itu terjadi saat perayaan tahunan di Chilches, Spanyol, Selasa (30/4/2019).
Dia pun dilarikan ke Rumah Sakit Sagunto terdekat. Namun sayang, nyawanya tak bisa diselamatkan.
Akibat kejadian ini, agenda Festival San Vicente Ferrer ditunda hingga malam untuk berduka cita atas kematian Fran.
Fran tadinya tampil sebagai seorang recortador, istilah yang digunakan di Spanyol untuk orang yang menghindari banteng yang akan menyeruduknya dalam sebuah pertunjukan.
Saksi mata mengatakan, Fran menderita pendarahan hebat dan tidak sadarkan diri ketika dibawa ke rumah sakit.
"Hari ini keheningan selama satu menit akan dilaksanakan sebagai bentuk dukungan dan belasungkawa kami untuk keluarga dan teman orang yang telah meninggal itu," kata juru bicara penyelenggara festival.
Baca Juga: Mulut Keluarkan Darah, Siswa SD Pingsan Diseruduk Kuda di Arena Balap
Berita Terkait
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko