Suara.com - Tim estafet 4x100 meter putra Indonesia mendapat tambahan amunisi jelang berlaga di Kejuaraan Dunia Estafet 2019. Lalu Muhammad Zohri dipastikan menjadi salah satu dari enam sprinter yang akan berlaga di kompetisi yang berlangsung di Yokohama, Jepang, 11-12 Mei 2019.
Sebelumnya Lalu Muhammad Zohri absen saat tim estafet 4x100 meter putra Indonesia berlaga di Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar, April lalu.
Saat itu, tim yang diisi Muhammad Abina Bisma, Eko Rimbawan, Adi Joko, dan Bayu Kertanegara tampil buruk. Mereka bahkan gagal melaju ke babak final.
Saat itu, posisi Lalu Muhammad Zohri digantikan oleh Adi Joko lantaran jadwal lari 100 meter andalannya juga dipertandingkan dengan jarak waktu yang terbilang sangat berdekatan.
Eni Nuraeni selaku pelatih lari jarak pendek PB PASI, berahrap kehadiran Lalu Muhammad Zohri bisa mendongkrak prestasi tim estafet 4x100 meter putra. Di Yokohama nanti, tim Merah Putih diharapkan bisa melaju minimal hingga babak final.
"Kemarin pada Kejuararan Atletik Asia 2019 di Doha, tim estafet tanpa diperkuat Zohri. Jadi hasil kurang maksimal. Nah untuk di Yokohama kita masukkan Zohri, jadi InsyaAllah hasilnya lebih baik," ujar Eni Nuraeni saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (7/5/2019).
Tim estafet 4x100 meter putra sendiri memang tengah menjalani masa transisi. Hal itu lantaran sprinter andalan Merah Putih, Muhammad Fadlin memutuskan pensiun setelah Asian Games 2018.
Meski di atas kertas tengah membangun kembali kekuatan tim, Eni tetap berharap Lalu Muhammad Zohri dan kawan-kawan bisa segera mungkin tampil kompak. Di Kejuaraan Dunia Estafet 2019 ini, mereka diharapkan bisa meraih hasil memuaskan.
"Ya kalau bisa lolos untuk masuk kuota Olimpiade 2020. Kalau Olimpiade kan ada limitnya. Ya minimal kita bisa masuk final atau 16 besar lah," pungkasnya.
Baca Juga: Jadi Manusia Tercepat Asia Tenggara, Lalu Muhammad Zohri Belum Puas
Berita Terkait
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
Cedera ACL Masih Membekas, Lalu Muhammad Zohri Persembahkan Medali Perak di SEA Games 2025
-
Lalu Muhammad Zohri Cs Jalani Persiapan SEA Games 2025 di Kenya dan Jepang
-
Lalu Muhammad Zohri Cs Dapat Apparel Baru Jelang Olimpiade 2024
-
Siap Beraksi di Olimpiade Paris, Lalu Muhammad Zohri Usung Target Ukir Catatan di Bawah 10 Detik
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet