Suara.com - Persiapan matang terus dilakukan Timnas Bulutangkis Inggris jelang keikutsertaan di Sudirman Cup 2019. Salah satu persiapannya yakni dengan menghadirkan mantan pemain top dunia, Kenichi Tago.
Selama kariernya, peringkat tertinggi yang pernah disandang pebulutangkis asal Jepang itu yakni menempati peringkat ketiga dunia.
Kenichi Tago pernah membuat mata pencinta bulutangkis di seluruh dunia terbelalak saat melaju ke final All England 2010 di usia 20 tahun.
Di partai final, Tago hanya gagal mengalahkan pemain nomor satu dunia saat itu, Lee Chong Wei (Malaysia). Dia menyerah dengan skor 19-21 dan 19-21.
Timnas Inggris sengaja mendatangkan Kenichi Tago untuk memberikan pelatihan singkat bagi para pemain muda tunggal putra mereka: Ethan van Leeuwan, Johnny Torjussen, dan Ethan Rose.
Tago yang didampingi tim kepelatihan Timnas Inggris, memberikan pelatihan singkat di Milton Keynes, Buckinghamshire, Inggris pada awal Mei lalu.
"Bekerja sama dengan Kenichi Tago di Pelatnas bulutangkis merupakan kesempatan yang fantastis buat kami," ujar Kepala Pelatih Timnas Inggris, Peter Jeffrey, dikutip dari Badminton England, Rabu (15/5/2019).
Di Piala Sudirman 2019, Inggris tergabung di Grup 1B bersama Indonesia dan Denmark. Pada laga pertama, Inggris akan menghadapi Indonesia, Minggu (19/5/2019) mendatang, di Guangxi Sports Centre, Nanning, China.
Baca Juga: 5 Bulan Tak Digaji, Legenda Tinju Indonesia Ellyas Pical Lapor Kemenpora
Tim Indonesia sendiri telah bertolak ke Nanning untuk mengikuti Sudirman Cup 2019 pada, Rabu (15/5) pagi. Hendra Setiawan cs menumpang pesawat Cathay Pacific 718 via Hong Kong, pada pukul 08.15 WIB.
Berita Terkait
-
4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU
-
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara di 3 Kasus Kriminal, Dari Penyerangan hingga Suap
-
Joe Hart Ungkap Makna Tato Hitam Pekat yang Jadi Baju Zirahnya
-
Wayne Rooney Ketahuan Mabuk-mabukan Semalam Suntuk, Dua Wanita Misterius Jadi Sorotan
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara