Suara.com - Valentino Rossi tentu saja tidak menjalani musim sesuai apa yang ia impikan. Parahnya, ia sudah pesimis menghadapi laga mendatang di Catalunya, Barcelona, Spanyol.
Hal itu tentunya disebabkan oleh performa motor Yamaha yang mengalami penurunan dari hari ke hari. Sempat cukup agresif di Argentina dan Amerika, nyatanya pabrikan garpu tala menurun drastis di Sirkuit Jerez, Le Mans dan Mugello.
Secara blak-blakan, Valentino Rossi pun mengakui kalau balapan di Mugello belum lama ini menjadi yang terburuk sepanjang sejarah. Ia malu di kandangnya sendiri dan mengecewakan penggemar.
Pembalap yang populer dengan julukan The Doctor itu pun sadar kalau tunggangannya, Yamaha M1 kalah dari tim lain. Secara blak-blakan ia mengakui kalau Yamaha mengalami kesulitan.
"Biasanya kami lebih siap di awal karena mencoba komponen terbaik. Kami menggunakan keunggulan ini di awal karena yang lain tidak siap. Tapi saat yang lain memperbaiki masalah, kami justru kesulitan," tandas Valentino Rossi seperti dikutip dari laman motorsport.com.
Juara dunia MotoGP tujuh kali itu kini hanya bisa berusaha meningkatkan tunggangannya. Ia mencoba realistis, butuh banyak usaha agar bisa naik podium.
"Apa yang bisa kami lakukan adalah tetap berkonsentrasi dan berusaha tidak membuat kesalahan. Tetap fokus dan bekerja maksimal. Namun bagi saya dengan situasi ini, sangat sulit bertarung demi podium Barcelona," ungkap Valentino Rossi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair
-
Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain