Suara.com - Pembalap tim LCR Honda, Cal Crtutchlow yang kini tengah berjibaku dalam perebutan titel pembalap satelit terbaik, mengungkapkan perbandingan motor balap miliknya dengan milik kompetitor.
Sebelumnya Crutchlow sempat 'sikut-sikutan' melawan Jack Miller sebelum akhirnya terjatuh dan kehilangan posisi lima besar pada MotoGP Catalunya beberapa waktu yang lalu. Sehari setelah balapan tersebut, ia menjalani tes di sirkuit yang sama untuk mengungkap seberapa kompetitif motor yang ia miliki.
Menurut pembalap MotoGP asal Inggirs tersebut, motor yang ia miliki tidak punya kelebihan signifikan dari motor kompetitor.
"Saya mencoba berbagai perangkat aerodinamika dan beragam setting, hasilnya saya bisa memperoleh catatan waktu yang sama." ungkap Crutchlow dikutip dari Crash (25/4).
"Motor saya normal, saya sangat menyukainya. Motor ini memerlukan banyak tenaga untuk berbelok. Anda bisa mengganti setting motor ini namun anda akan meraih catatan waktu yang sama. Kami harus mengevaluasi hal itu namun mungkin tidak akan ada solusi untuk waktu singkat." imbuhnya.
Menurutnya motor tersebut selalu sulit dikendarai, namun Honda tetap saja menutup telinga.
"Motor ini selalu sulit dikendarai, selalu begitu. Honda tahu apa yang terjadi namun mereka tidak melakukan pembenahan dalam waktu dekat. Kami harus berkembang namun nyatanya kami tidak." pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh