Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad merupakan penguasa Indonesia Open dalam dua tahun terakhir. Ia bersama Liliyana Natsir meraih kedigdayaan di kandang sendiri.
Kini, Tontowi sudah 'bercerai' dengan Liliyana. Butet—sapaan akrab Liliyana—memutuskan pensiun setelah menjadi runner-up di Indonesia Masters 2019, akhir Januari lalu.
Tontowi yang masih berambisi merebut berbagai gelar juara kini telah menemukan 'tambatan baru', yakni Winny Oktavina Kandow. Bersama juniornya itu, Tontowi telah berpartner sejak Februari 2019.
Setelah lima bulan berpartner, Tontowi kembali dihadapkan dengan Istora Senayan, Jakarta, tempat dimana dia dan Liliyana secara heroik mempertahankan dua gelar Indonesia Open secara beruntun.
Tontowi Ahmad sadar perjalanannya mempertahankan gelar kali ini tak akan mudah.
Selain fakta bahwa sudah tak lagi berpartner dengan Liliyana, peta persaingan sektor ganda campuran dunia pun tengah dikuasai wakil-wakil China.
Kondisi itu membuat Tontowi tak mencanangkan target muluk di Indonesia Open 2019. Meski berharap bisa menjaga kedigdayaan tahun lalu, fokusnya bersama Winny adalah melewati babak demi babak.
"Kalau saya berpikir tak muluk-muluk. Saya bisa membawa Winny menang lawan unggulan-unggulan saja itu sudah sesuatu yang luar biasa buat saya pribadi," ujar Tontowi Ahmad saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (1/7/2019).
"Apalagi bisa masuk semifinal dan final itu kepuasan tersendiri lah. Makanya motivasi saya biar bagaimana bisa naik lagi, apalagi dengan partner saya yang baru ini," sambungnya.
Baca Juga: Rombak Pasangan Juara Dunia, China Disebut Ingin Pecah Fokus Indonesia
Di babak pertama Indonesia Open 2019, Tontowi/Winny akan menghadapi wakil India Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa.
Jika berhasil menang, pasangan peringkat 39 dunia itu diprediksi bakal berjumpa unggulan keempat asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.
"Target mengalahkan unggulan dulu lah. Di babak kedua kan ketemu unggulan dari Thailand, jadi targetnya mengalahkan itu dulu," tutur Tontowi.
"Setelah itu selanjutnya bisa main maksimal. Belum mau muluk-muluk dulu, kalau muluk malah jadi beban, saya tidak mau itu," pungkas peraih medali emas Olimpiade 2016 bersama Liliyana Natsir.
Indonesia Open 2019 akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada 16-21 Juli mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Kembali ke Lapangan, Liliyana Natsir Berbagi Ilmu ke Generasi muda
-
Dejan/Bernadine Melejit di India, Sang Juara Ungkap Banyak PR Meski Berprestasi
-
Indonesia International Challenge 2025: 5 Ganda Campuran Amankan Tempat di Perempat Final
-
Masuki Tahap Turnamen, Owi/Butet Soroti Peningkatan Kualitas Peserta Audisi Umum PB Djarum 2025
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Swiss Open 2026: Leo/Bagas Ungkap Kunci Kemenangan atas Pasangan Chinese Taipei
-
Swiss Open 2026: Teringkir di Babak Awal, Raymond/Joaquin Ungkap Penyebabnya
-
Swiss Open 2026: Ana/Meilysa Lolos ke Babak 16 Besar, Mau Main Tanpa Beban Lawan Pasangan China
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
Swiss Open 2026: Rachel/Febi Tumbang dari Pasangan China, Bingung Tak Ada Angin di Lapangan
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia