Suara.com - Pelari nasional Agus Prayogo terus mempersiapkan diri jelang berlomba di SEA Games 2019. Pria berusia 33 tahun itu mencanangkan target minimal meraih satu medali emas di mutlievent Asia Tenggara tersebut.
Pada SEA Games 2019, atlet pelatnas PB PASI itu rencananya akan turun di tiga nomor sekaligus, antara lain 5K, 10K dan full marathon atau 42K. Nomor 10K menjadi andalan Agus untuk merebut medali emas.
"Minimal bisa meraih satu medali emas dari tiga nomor tersebut. Karena peluangnya masih 50:50," ujar Agus Prayogo di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Minggu (14/7/2019).
"Kemampuan saya dengan yang lain saya kira masih sama. Tapi paling optimis (meraih medali emas) di nomor 10K," sambungnya.
Keyakinan Agus bisa meraih medali emas dari nomor 10K bukan tanpa dasar. Pada SEA Games 2017 di Malaysia, ia sukses membawa pulang medali kemenangan dari nomor tersebut.
Dua tahun berlalu, Agus berharap bisa kembali mengulang momen membanggakan itu. Di samping ia tetap berharap bisa bersaing, bahkan meraih medali dari dua nomor lainnya.
"Dari tiga nomor ini saya harap bisa membawa pulang medali emas untuk Indonesia. Saya coba mencari peluang dari nomor-nomor itu," tutur Agus.
"Tapi persaingannya cukup ketat, karena Thailand kini pakai pemain naturalisasi dari New Zealand," pungkasnya.
Persiapan Agus menuju SEA Games 2019 sendiri disebutnya cukup bagus. Setelah memecahkan rekor nasional nomor half marathon (21K) di Gold Cost Marahton 2019 Australia, Agus sukses merebut podium pertama Milo Jakarta Interational 10K 2019, Minggu (14/7/2019).
Baca Juga: Lewis Hamilton Kembali Rajai GP Inggris, Bottas Runner-up
Pada event yang berlangsung di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta itu, Agus sukses menjadi yang tercepat di nomor 10K Indonesian Male dengan catatan waktu 30 menit 48 detik.
Berita Terkait
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Tukang Jagal Evan Dimas di SEA Games 2019 Alami Nasib Miris, Kondisinya Bikin Elus Dada
-
2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi
-
Lalu Muhammad Zohri Cs Jalani Persiapan SEA Games 2025 di Kenya dan Jepang
-
NTB dan NTT Diminta Belajar dari PON 2024: Bangun Fasilitas dari Sekarang
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri