Suara.com - Indonesia Open dan All England sering dibanding-bandingkan sebagai dua turnamen bulutangkis terbaik di dunia. Kedua turnamen diketahui memiliki level yang sama, yakni BWF World Tour Super 1000.
Indonesia Open sendiri kini tengah berlangsung di Istora Senayan, Jakarta. Indonesia Open 2019 sudah dimulai pada Selasa (16/7/2019) dan akan berakhir 21 Juli mendatang.
Pasangan ganda putri Inggris, Chloe Brich/Lauren Smith yang turut bermain di Indonesia Open 2019 punya penilaian tersendiri terkait dua turnamen legendaris tersebut.
Menurut mereka, baik Indonesia Open maupun All England sama-sama memiliki kesan dan keunikannya masing-masing.
"Masing-masing turnamen sangat bagus. Keduanya (Indonesia Open dan All England) saya beri nilai 10," ujar Lauren Smith diselingi tawa, Rabu (17/7/2019).
Meski enggan menyebut turnamen mana yang pantas mendapat predikat terbaik, Lauren dan Chloe menjelaskan jika All England dan Indonesia Open memiliki keunggulannya masing-masing.
"Saya pikir keriuhan penonton di Indonesia adalah yang terbaik di dunia. Mereka sangat berisik, saya pikir karena Istora cukup kecil jadi atmosfernya terasa lebih intim," ujar Lauren Smith.
"Dan kalau membicarakan All England, jelas venuenya lebih besar, meski tetap banyak orang yang datang menonton juga. Tapi hal itu kadang membuat suasana agak sunyi," sambungnya.
Baca Juga: Siaran Langsung dan Link Live Streaming Indonesia Open 2019 Hari Ini
Setali tiga uang, Chloe Brich turut setuju dengan pendapat jika penonton di Indonesia sangat meriah. Menurutnya, orang-orang di kawasan Asia memang memiliki tingkat keramahan yang tinggi.
"Orang-rang Asia sangat baik. Meski kami tak mengerti bahasa Indonesia, tapi mereka tak hanya mendukung para pemain nasional, melainkan mendukung pebulutangkis lainnya juga," beber Brich.
"Tapi kalau disuruh milih, saya lebih suka All England, karena tidak perlu naik pesawat untuk bertanding," sambung Lauren diselingi tawa.
Sebagai informasi, Indonesia Open pertama kali digulirkan pada 1982. Sementara All England merupakan turnamen bulutangkis tertua di dunia, yang bergulir sejak 1899 silam.
Berita Terkait
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara
-
Mustahil Diselesaikan dalam 4 Hari! Tuchel Bongkar Masalah Inggris Jelang Lawan Meksiko
-
Kata-kata Thomas Tuchel Timnas Inggris Susah Payah Kalahkan Kongo, Disambar Gol Kilat
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Adopsi Sistem Skor Baru BWF, CL Badminton 2026 Segera Bergulir!
-
Fardhan Rainanda Joe Lolos ke Semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026, Bidik Upgrade Medali
-
Joan Mir Resmi Merapat ke Gresini Racing, Siap Duet Bareng Daniel Holgado di MotoGP 2027
-
Indonesia Berjaya di Kejuaraan Para Bulu Tangkis Eropa, Leani Ratri Borong Lima Emas
-
HYROX Jakarta 2026: Adu Fisik dan Mental, Ribuan Peserta Bersatu Lawan Batas Diri
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII