Suara.com - Pembalap tim Monster Yamaha, Valentino Rossi saat ini tengah berada dalam deretan panjang balapan tanpa kemenangan.
Pembalap ini hanya mampu berada di zona podium semenjak terakhir menang di MotoGP Assen pada tahun 2017, membuatnya kini tengah berada dalam 36 balapan tanpa kemenangan secara beruntun.
Sebelumnya, pembalap ini sempat mengalami puasa kemenangan setelah dirinya terakhir menang di Philip Island tahun 2010 sampai Assen 2013, termasuk beberapa musim sebagai pembalap Ducati.
"Yang jelas saya tidak menyukai kekalahan beruntun namun ini telah terjadi kesekian kalinya di karier saya dan saya selalu bisa comeback." ujar Rossi dikutip dari Crash.
Tak hanya itu, dia juga menyentil rekor kemenangannya yang saat ini jauh dari kejaran para rival.
"Saya telah memenangi 89 balapan, saya tidak seburuk itu!" ujarnya sambil tertawa.
"Kami tidak akan menyerah, betul memang kalau saya sudah tua namun tahun lalu saya juga dibilang sudah tua, begitu juga lima tahun lalu." imbuh Rossi.
Saat ini Rossi tengah mengincar rekor untuk menjadi pembalap keempat yang berusia empat puluh tahun dan tetap bisa mencetak kemenangan.
Namun terlepas dari itu, saat ini Rossi telah kalah unggul dibanding dua pembalap dengan mesin yang sama, Maverick Vinales serta Fabio Quartararo.
Baca Juga: Saling Sindir, Bos Ducati: Honda Melempem Tanpa Marc Marquez
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair
-
Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026