Suara.com - Pelatih sektor ganda putra pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi (Herry IP) mengaku kaget dengan pencapaian anak-anak latihnya, yakni pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon serta Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan.
Dua pasangan ganda putra terbaik Merah-Putih itu dipastikan akan menduduki peringkat satu dan dua dunia pada Selasa (6/8/2019), atau tepatnya pada pekan ke-32 perhitungan poin Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).
Hendra / Ahsan yang kini masih menduduki peringkat empat dunia, naik dua strip lantaran dalam beberapa turnamen terakhir berhasil tampil apik, termasuk dua kali beruntun melaju ke final Indonesia Open 2019 serta Japan Open 2019.
Hasil itu membuat perolehan poin pasangan berjuluk The Daddies tersebut dipastikan bakal melewati dua ganda putra di atasnya; Li Jun Hui / Liu Yu Chen (China) dan Takeshi Kamura / Keigo Sonoda (Jepang).
"Ya, hasil ini sudah memenuhi ekspektasi saya. Tapi memang saya tak berpikir bisa secepat ini," ujar Herry Iman Pierngadi saat dihubungi Suara.com, Kamis (1/8/2019).
Perlahan tapi pasti, torehan yang diraih Kevin / Marcus dan Hendra / Ahsan membuat cita-cita Herry IP meloloskan sebanyak tiga wakil di Top 5 ganda putra dunia semakin mendekati kenyataan.
Satu pasangan lain yang diharapkan bisa menembus jajaran elit tersebut adalah Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto. Juara Swiss Open 2019 itu kini masih menduduki peringkat tujuh dunia di sektor ganda putra.
"Untuk meloloskan tiga wakil di Top 5, saya rasa masih butuh waktu. Saya inginnya sih secepatnya, tapi kan tidak ada yang pasti, performa masih bisa naik turun," pungkas pelatih berjuluk Naga Api tersebut.
Hendra / Ahsan dipastikan menempati peringkat dua dunia pekan depan, berdasarkan hasil pertandingan yang mereka jalani hingga Thailand Open 2019 yang berlangsung sejak 30 Juli hingga 4 Agustus mendatang.
Baca Juga: Jalani 3 Event Beruntun, PBSI Tak Khawatirkan Kondisi Fisik Kevin / Marcus
Meski terhenti di babak pertama Thailand Open 2019, perolehan poin Hendra / Ahsan dipastikan melampaui dua ganda putra di atasnya, yakni Li Jun Hui / Liu Yu Chen dan Takeshi Kamura / Keigo Sonoda.
The Daddies kini mengumpulkan 83.973 poin dan duduk di peringkat empat dunia. Nah, saat poin Thailand Open 2019 diakumulasikan pekan depan, Hendra / Ahsan akan memiliki 85.757 poin.
Sementara jumlah poin dua kompetitornya, yakni Li / Liu dan Kamura / Sonoda dipastikan turun, terlepas hasil apa pun yang mereka raih di Thailand Open 2019.
Hal itu terjadi lantaran poin yang dihasilkan Li / Liu dan Kamura / Sonoda pada Kejuaraan Dunia 2018 (30 Juli-5 Agustus 2018) akan hangus per 6 Agustus 2019.
Sebagaimana diketahui, sistem ranking BWF hanya mengakumulasi poin dalam periode satu tahun penuh.
Sementara untuk Kevin / Marcus, posisi mereka tak tergoyahkan di puncak ranking dunia sejak September 2017 silam.
Tag
Berita Terkait
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP
-
Herry IP: Kecuali Pemain Korea, Mereka di Atas Rata-rata
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya