- Seorang pria berinisial JH (52) ditemukan meninggal dunia di depan Gedung HNSI Jakarta Pusat pada Rabu, 25 Maret 2026 siang.
- Saksi mata petugas PPSU melihat korban sempat terhuyung dan mengubah posisi duduk sebelum akhirnya dilaporkan kepada Kelurahan.
- Polisi mengamankan TKP dan menyatakan tidak ada tanda kekerasan, dugaan awal kematian korban terkait penyakit jantung.
Suara.com - Seorang pria berinisial JH (52) ditemukan meninggal dunia di depan Gedung Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), atau dekat Halte Juanda, Jakarta Pusat, pada Rabu (25/3/2026) siang.
Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban disebut sempat terlihat terhuyung-huyung dan bolak-balik mengubah posisi duduknya di pinggir jalan.
Hendrik (32), seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang menjadi saksi mata di lokasi menceritakan pengamatannya sekitar pukul 8 pagi WIB. Saat itu, ia melihat korban masih dalam keadaan hidup namun tampak tidak stabil.
"Dia (awalnya) tidur, terus bangun duduk, tidur lagi dia," ujar Hendrik saat diwawancarai di lokasi kejadian.
Hendrik awalnya tidak menyadari bahwa pria tersebut sudah tidak bernyawa.
Ia kemudian melaporkan keberadaan pria yang tidur di jalan tersebut ke pihak Kelurahan untuk ditindaklanjuti.
"Iya, saya lapor ke Kelurahan kalau ada yang tidur di jalan. Tapi enggak tahu kalau yang tadi itu meninggal," lanjutnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga kuat mengidap penyakit jantung. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya obat-obatan di sekitar lokasi.
"Iya, dari obat-obatan (yang dibawa) itu dia lagi sakit, infonya sih," kata Hendrik.
Baca Juga: Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
Pihak kepolisian dari Polsek Gambir dan tim Identifikasi (Iden) segera mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan.
Polisi memastikan bahwa penanganan jenazah telah dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Petugas kepolisian dari Polsek Gambir menegaskan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh Dokter Polisi (Dokpol).
"SOP kami kan yang pertama mengamankan TKP dulu, jangan sampai TKP rusak. Kemudian yang kedua mengecek, ini korbannya sudah meninggal apa belum. Dinyatakan sudah meninggal dari Dokpol," kata Gunawan di lokasi.
Ia menjelaskan bahwa korban sempat terlihat oleh saksi-saksi lain dalam kondisi lemah sebelum akhirnya terjatuh.
"Jadi saksinya dua PPSU, dari PPSU yang melihat beliau lewat, berdiri, terhuyung-huyung, duduk, terus jatuh. Ada saksinya. Jadi memang kemungkinan karena sakit, itu aja. Masyarakat biasa," jelas Gunawan.
Berita Terkait
-
Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
Terkini
-
Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
-
Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega
-
Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr
-
Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar
-
Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran
-
Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas
-
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran
-
Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini
-
Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat