Pebulutangis Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, saat mengikuti pertandingan ekshibisi usai acara lelang untuk penggalangan dana bagi korban bencana Palu dan Donggala di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (24/11/2018). [Humas PBSI]
"Setelah itu penampilan Kevin mulai menanjak. Meski partnernya diubah-ubah, dia bisa konsisten meraih gelar juara atau runner-up. Dari situ keluarga yakin bakat Kevin ada di sana," pungkasnya.
Sembilan tahun berlalu, Kevin Sanjaya Sukamuljo kini menjelma sebagai salah satu pebulutangkis sektor ganda putra terbaik di dunia.
Bersama sang partner, Marcus Fernaldi Gideon, Kevin Sanjaya kini menduduki peringkat satu dunia dengan raihan berbagai gelar juara dari mulai BWF World Tour hingga medali emas Asian Games 2018.
Komentar
Berita Terkait
-
Alih-alih Dapat Kado Manis, Kevin Sanjaya Tertimpa Sial di Hari Ultahnya
-
5 Fakta Menarik Kevin Sanjaya yang Berulang Tahun Hari Ini
-
Kevin/Marcus Ikut 3 Turnamen Beruntun Jelang Kejuaraan Dunia 2019
-
Jadwal Perempat Final Thailand Open: Kevin / Marcus Jumpa Unggulan Kelima
-
Thailand Open 2019: Telat Panas, Kevin / Marcus Tembus Perempat Final
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya