Suara.com - Padamnya listrik di sejumlah wilayah Jakarta tak banyak memberikan dampak bagi Gregoria Mariska Tunjung cs di Pelatnas PBSI.
Gregoria menyebut insiden itu tak membuat program latihan terhenti. Sebab, pihak PBSI telah menyediakan genset bila terjadi pemadaman listrik.
"Kalau di Cipayung itu gensetnya oke. Kalau mati listrik pun cepat sekali nyalanya," ungkap Gregoria saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Senin (5/8/2019).
Lebih jauh, Gregoria menjelaskan pemadaman listrik yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya tak selamanya berdampak negatif.
Dengan berkurangnya pasokan listrik baik ke rumah-rumah maupun asrama PBSI, dirinya bisa menjalin komunikasi lebih dekat dengan rekan-rekan atlet lain yang biasanya lebih sibuk dengan ponselnya masing-masing.
"Ya mati lampu boleh-boleh saja lah. Tapi tolong jangan di hari Minggu, hari kerja saja," beber Gregoria.
"Menurut saya pribadi, mati lampu itu jadi bisa menghargai kuota. Kita jadi tidak bisa pakai kan (dan dampaknya bisa menjalin komunikasi lebih dekat dengan sesama atlet)," sambungnya diselingi tawa.
Baca Juga: Daud Yordan Jadikan Kemenangan di Thailand Kado HUT RI ke-74
Berita Terkait
-
Pemadaman Listrik di Jabodetabek, Layanan RSUD Kota Bekasi Berjalan Normal
-
Jakarta Mati Lampu, Gregoria Stres Tak Dapat Sinyal
-
BPKN: Mati Lampu Massal Sebabkan Bencana Ekonomi dan Rugikan Konsumen
-
Begini Standar Antisipasi Rumah Sakit dalam Mengatasi Mati Listrik
-
PLN akan Berikan Kompensasi Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1