Suara.com - Valentino Rossi optimistis mantan rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo, mampu tampil kompetitif bersama tim Repsol Honda.
Juara dunia sembilan kali itu menilai, Lorenzo hanya butuh waktu untuk bisa beradaptasi dengan tim barunya tersebut.
Di samping itu, Rossi juga menyebut Lorenzo harus melakukan beberapa modifikasi pada bagian motor Honda RC213V.
"Saya rasa Lorenzo bisa mengendarai motor itu dalam beberapa cara. Mungkin dia harus memodifikasi sesuatu," ujar Rossi dikutip dari laman resmi MotoGP, Jumat (9/8/2019).
Lebih jauh, The Doctor—julukan Valentino Rossi—tak menampik bila juara dunia lima kali itu tengah ditimpa nasib kurang beruntung.
Sebab, beberapa kali Jorge Lorenzo harus mengalami cedera yang cukup parah yang mengharuskannya absen dalam balapan.
Termasuk pada MotoGP Austria 2019 yang akan berlangsung akhir pekan nanti di Sirkuit Red Bull Ring, lantaran belum pulih dari cedera.
"Lorenzo juga sangat sial karena dia mengalami cedera sebelum tes pertama dimulai. Itu adalah sebuah bencana untuknya karena dia memulai musim dalam kondisi yang masih cedera," tutur Rossi.
Baca Juga: Tanggapi Rumor Baliknya Lorenzo ke Ducati, Marquez: yang Saya Tahu...
"Dia tak bisa melakukan tes bersama motornya, dan ketika tiba di akhir pekan balapan semuanya akan jadi lebih sulit," lanjut Rossi yang pernah empat musim memperkuat tim pabrikan Honda (2000-2003).
"Setiap kali dia terjatuh, maka dia akan lebih terluka lagi. Ini adalah situasi yang sulit untuk Jorge Lorenzo."
"Tapi dia bersama tim pabrikan Honda, dengan sedikit lebih banyak waktu, dia akan bisa kompetitif," tukas Rossi.
Jorge Lorenzo memutuskan pindah ke Repsol Honda pada tahun ini setelah dua tahun memperkuat Ducati.
Berita Terkait
-
Jorge Lorenzo Ungkap Nama-nama Jagoannya di MotoGP 2026
-
4 Pembalap Ini Jadi Jagoan Jorge Lorenzo Juara Dunia MotoGP 2026
-
Makin Berkembang, Jorge Lorenzo Klaim Aprillia Bisa Bersaing dengan Ducati
-
Kembali ke Mandalika, Jorge Lorenzo Bicara Tentang Kecepatan, Strategi, dan Hidup Setelah MotoGP
-
Anak Didik Valentino Rossi Sebut MotoGP Mandalika Sebagai Kandangnya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026