Suara.com - Pelatih sektor tunggal putra pelatnas PBSI, Hendry Saputra tak mencanangkan target muluk di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. Hendry hanya meminta anak latihnya untuk bisa menembus babak semifinal.
Indonesia sendiri menurunkan tiga wakil tunggal putra pada ajang yang bakal berlangsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss, pada 19-25 Agustus mendatang.
Mereka antara lain Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto. Nama terakhir merupakan pebulutangkis non-pelatnas alias profesional.
"Target kalau lihat dari drawingnya memungkinkan untuk ke semifinal. Jadi saya lebih fokus ke semifinal dulu," ujar Hendry Saputra dalam rilis yang diterima Suara.com, Sabtu (17/8/2019).
"Keinginan untuk ke final dan juara tentu ada, saya harus optimis. Tapi saya ingin fokus ke semifinal dulu. Karena kalau mereka lancar, akan bertemu di perempat final," sambungnya.
Di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019, anak latih Hendry yakni Jonatan dan Anthony tergabung di pool atas.
Anthony akan menghadapi Georges Julien Paul (Mauritius) di babak pertama, sedangkan Jojo --sapaan akrab Jonatan-- ditantang Rajiv Ouseph dari Inggris.
Merujuk hasil undian, Anthony kemungkinan besar baru menghadapi lawan kuat di babak ketiga yakni Sai Praneeth B dari India.
Sementara, Jonatan Christie juga serupa. Jika berhasil menang di dua laga awal, pebulutangkis 21 tahun itu punya kans berjumpa antara Tommy Sugiarto, atau Jan O Jorgensen (Denmark).
Baca Juga: 5 Berita Terkini Bulutangkis: Gloria Sakit, Menunggu Pembuktian FajRi
"Kami sudah bersiap menghadapi kejuaraan ini. Kemarin selama dua minggu mereka sudah dipersiapkan. Sudah oke, cukup bagus persiapannya. Mudah-mudahan apa yang kami harapkan nanti lancar di sana," pungkas Hendry.
Berita Terkait
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Jonatan Christie Soroti Shuttlecock yang Lumayan Berat
-
Daftar Wakil Indonesia di All England 2026, Banyak Pemain Debutan
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya